Kolose 2:6-15
Tujuan pemberian hukum Taurat adalah untuk menunjukkan bahwa
manusia tidak bisa melakukan kebenaran sehingga ia sadar bahwa ia berdosa dan
membutuhkan juruslamat.
“…meskipun dahulu mati oleh
pelanggaranmu… telah dihidupkan Allah
bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan
menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan
mengancam kita. Dan itu ditiadakannya pada kayu salib.” (Ay.13-15).
Tujuan pemberian hukum Taurat adalah untuk menunjukkan bahwa
manusia tidak bisa melakukan kebenaran sehingga ia sadar bahwa ia berdosa dan
membutuhkan juruslamat.
Hukum Taurat adalah sistem
hukum yang disandarkan kepada hukum tabur tuai. Berkat dan kutuk diukur
berdasarkan upaya dan kesanggupan orang Israel. Siapa mampu hidup taat maka ia
akan diberkati tetapi siapa yang tidak taat sebaliknya ia akan kena kutuk
kehidupan.
Tetapi disisi lain Tuhan
bermaksud untuk membuka pengertian bangsa Israel bahwa melalui ke tidak
sanggupan Israel melakukan hukum Taurat pikiran mereka terbuka untuk menyadari
bahwa mereka tidak mampu melakukan perintah Tuhan sesuai dengan janji mereka.
Hukum Taurat menjadi cermin
atas dosa dan kesalahan mereka di mana mereka tidak mampu melakukan
kebenaran-kebenaran hukum Taurat sehingga mereka butuh juruselamat. Yesus
Kristus adalah juruselamat kita dari semua tuntutan hukum Taurat. Demikian juga
dengan kita, kita membutuhkan juruselamat untuk hidup dalam kebenaran, tanpa
Yesus yang mnyelamatkan kita, kita tidak pernah akan lepas dari dosa. AMIN!
Kematian
Yesus adalah jawaban untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Yesus datang ke dunia untuk menggenapi setiap
tuntutan-tuntutan Hukum Taurat secara sempurna demi kita. Semua yang tidak
dapat kita lakukan untuk menyelamatkan diri dari hukuman dosa, Ia lakukan demi
keselamatan kita.
Firman
Tuhan berkata, “Kamu juga meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh
karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama
dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan
surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.
Dan itu ditiadakanNya dengan memakukannya pada kayu salib.” (Kol. 2:13-14).
Saat
hutang kita pada Hukum Taurat telah lunas dibayar oleh Juruselamat, Yesus
Kristus, kita jangan lagi mau dikelabui oleh Iblis. Saat ia datang untuk
mendakwa kita berdasarkan Hukum Taurat
dan memperlihatkan kepada kita bagaimana kita jatuh dan gagal untuk hidup
sebagai orang benar, yang perlu dilakukan hanyalah menunjuk kepada pembayaran
dan penebusan yang Kristus telah lakukan di kayu salib.
Hidup
kita bukan lagi milik kita sendiri. Kita sudah dibeli dengan darah Yesus
Kristus yang mahal. Hukum Taurat tidak lagi mencengkram Kita. Semua hutang dosa
telah dibayar lunas di kayu salib! Karena itu katakan kepada diri kita sendiri
bahwa “saya percaya semua dosa saya sekarang telah dibayar lunas oleh Yesus
Kristus. Saya adalah orang benarnya Allah di dalam Yesus Kristus ". by : karter

Amin..Amin..!!
BalasHapusPraise the Lord...
Thank you for sharing..
Sangat memberkati.. 😇 😇
Sama2 Hesty, God bless you
HapusTerberkati 😇
BalasHapus