Mazmur 25:1-22
“Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan
perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka” (ay.14)
Apakah Anda dapat melihat perbedaan antara
hanya meminta dan intim dengan Bapa? Jika Anda menempatkan inti dari doa adalah
meminta, maka Anda merasa tidak perlu membangun hubungan yang intim, yang
terpenting bagi Anda adalah permohonan dan permintaan Anda dikabulkan.
Apabila itu yang menjadi kepercayaan Anda
di dalam berdoa maka dapat dipastikan Anda akan mengalami rasa frustasi dalam
menjalankan kehidupan Anda sebagai orang Kristen.
Mengapa? karena Anda akan melihat
permohonan orang lain dijawab oleh Tuhan sementara Anda belum atau tidak
dikabulkan sama sekali. Anda akan mengalami perasaan-perasaan di mana mungkin
Anda lebih layak menerima jawaban doa dari dari pada yang lain ataupu perasaan
kurang layak. Anda akan mulai bersungut-sungut untuk semuanya itu. Dan mungkin
saja Anda mulai bertanya, kenapa Tuhan saya sudah setia beribadah, berdoa,
melayani tetapi doa-doa saya tidak dijawab. Perasaan-perasaan seperti ini akan
menyebabkan merasa frustasi.
Sebaliknya jika inti doa kita mengerti dan
pahami dengan jelas hanya satu yaitu keakraban dengan Tuhan maka kita akan
menjadikan tujuan-tujuan doa kita sebagai keintiman dengan Allah Bapa, di mana
rasa haus dan gairah kita di bakar untuk mendekati Bapa supaya kemuliaanNya
dinyatakan dalam hidup dan doa-doa kita.
Inisyatif untuk Akrab datang melalui Tuhan
sendiri. Tuhan Yesus telah menghancurkan tembok penghalan untuk kita mendekat
kepadaNya. Dengan darahNya sendiri dia telah menguduskan dan melayakan kita
supaya kita beroleh keintiman denganNya. Ia ingin supaya kita menyadari bahwa sebagai Tuhan, Ia ingin memberitahukan hal-hal
besar yang tidak kita pahami, hal-hal yang tidak kita ketahui supaya kita dapat
menjalani kehidupan dengan rasa aman dan berjalan dalam kemenangan yang satu
kepada kemenangan yang lain.
Suatu ketika saya sedang berada diruang
tamu. Terlontar dalam pikiran saya, “Tuhan saya ingin membelikan alkitab audio
untuk isteri saya. Sejak kedua matanya buta maka saya dan anak-anak bergantian
membacakan Firman Tuhan untuknya. Tapi bila ia memmilik alkitab audio maka dia
dapat mendengarkan sendiri.” Satu minggu berlalu, tiba-tiba saya ditelpon oleh
seseorang, kami baru saja kenalan sekitar dua bulan yang lalu. Dan dia mengajak
untuk bertemu. Betapa terkejutnya saya saat dia menceritakan bahwa dia telah
memesan alkitab audio dari Chinadan Tuhan telah berbicara kepadanya dan
istrinya bahwa Alkitab Audio itu harus diberikan kepada istri saya.
Allah sangat mengetahui apa yang kita
butuhkan, akrablah dengan-Nya setiap hari maka Ia akan menunjukkan apa yang
harus Anda perbuat. Dia paling mengerti apa yang menjadi harapan-harapan
Anda dan Dia Tuhan yang paling tahu cara dan jalan untuk mewujudkannya. Karena
itu mulai saat ini lihatlah Allah sebagai sahabat Anda, kenalilah dia melalui
firmanNya, melalui karya-karya penciptaanNya, melalui kuasa kematian dan
kebangkitanNya.
Grace to you, by: Karter