MERDEKA DARI HUKUM DOSA
Roma 8:2-8
“Roh, yang
memberi hidup telah
memerdekakan
kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan
hukum maut” (Ay.2)
Fiman Allah menegaskan bahwa di dalam Kristus kita telah
dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut. Hukum dosa dan hukum maut berbicara tentang hukuman
yang harus kita terima sebagai akibat dari dosa-dosa kita. Dan hukuman itu
adalah kesengsaraan selamanya dalam neraka.
Nah, Iblis datang untuk selalu mencobai dan mendustai kita
bahwa semua itu belum selesai. Kita belum dibebaskan, kita belum diampuni, kita
masih berada di bawah hukum dosa dan hukum maut.
Mengertikah Anda dengan apa yang saya katakan? Saat kita
jatuh ke tangan si pendakwa, itu artinya sakit bukan sebagai hukuman karena
dosa dan kesalahan yang kita buat. Hukuman atas dosa dan kesalahan kita telah
ditimpakan kepada Yesus Kristus di kayu salib. Kita sakit karena perasaan bersalah,
karena kecemasan, karena tuduhan-tuduhan iblis tentang hukuman (keburukan) yang
akan nantinya kita terima.
Saudarahku, rasa bersalah membuat Anda tidak dapat beridiri dengan penuh keyakinan dihadapan Tuhan untuk menerima berkat yang Tuhan janjikan. Ingat semua manusia telah berdosa karena itu yang kita butuhkan bukan mencari pembenaran diadapan Tuhan supaya kita dibenarkan, namun kita cukup mengakui bahwa Tuhanlah kebenaran kita yang telah membenarkan kita. Karena itu cari terbaik untuk bebas dari segala intimidasi datangla dalam doa Anda dan katakan "Tuhan aku bersyukur segala dosa dan kesalahan saya sudah diampuni ole Tuhan, seingga aku bebas dari kutuk kehidupan dan penghukuman. Oleh tubuh dan darahMu aku telah dibenarkan dan dilayakkan menjadi anak Allah untuk menerima segala berkat kehidupan dan kemenangan yang telah anugerahkan kepadaku, amin."
Bagi orang percaya tidak ada lagi penghukuman di dalam
Kristus. Firman Allah dengan jelas mengatakan bahwa “Sekarang tidak ada
penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus” (Roma 8:1). Kita benar-benar bebas karena pekerjaan Kristus telah sempurna membebaskan kita.
Kata “sekarang” disini menunjukkan waktu yang terus
berlangsung di mana kita tidak akan pernah dihakimi lagi ketika menjadi milik
Kristus atas segala kegagalan kita. Hanya ketika kita menyadari dan mengetahui
bahwa hukuman kita telah ditanggung oleh Yesus maka kita akan hidup berkuasa
dan berkemenangan atas dosa, penyakit, depresi, yang sedang memperbudak kita. (KR)
