Jumat, 09 Juni 2017

CARA MENGUSIR KEKUATIRAN


Setiap rabu malam saya berolaraga futsal bersama dengan teman-teman. Suatu ketika saya  membawa anak-anak saya untuk pergi ke tempat itu. Kehadiran mereka membawa kesenangan terendiri, mereka begitu bersemangat menyaksikan ayah mereka bermain. Menjadi sporter yang memicu semangat saya, meskipun itu hanya sekedar main untuk cari keringat. Tapi melihat mereka begitu antusias menonton sambil berteriak, ayo papa, ayo papa, ayo papa, tindakan itu memberikan kegembiraan, bukan hanya untuk saya saja tetapi teman-teman saya ikut gembira.



Tidak lama kemudian saya tidak mendengar teriakan mereka lagi. Saat saya menoleh ke arah tempat mereka, mereka tidak ada di sana. Pikir  saya mereka tidak jauh-jauh. Karena tidak terlihat, saya pun kuatir, akhirnya saya keluar dari permainan dan minta diganti, kemudian mencari mereka. Hasilnya saya pun menemukan mereka membawa kembali ketempat semula, seraya memberikan nasehat  untuk tidak kemana-mana.



Lega rasanya mendengar mereka setuju dengan saya, saya pun bisa bermain kembali. Tidak lama kemudian mereka menghilang, saya menjadi kuatir lagi. Karena saya pikir mereka masih anak-anak dan tidak bisa menjaga diri mereka sendiri. Karena kuatir maka pikiran saya tidak lagi kepada permainan. Beberapa kali teman saya mengoper bola saya tidak menyambutnya. Sampai permainan selesai.



Minggu depan saya mengajak istri saya untuk ikut menemani kami. Saat itu saya bisa bermain lepas dan bebas dari rasa kuatir, saya percaya istri saya dapat menjaga mereka dengan baik. Saat saya percaya ada istri saya maka kekuatiran dengan sendirinya pergi.

Demikian juga dalam hidup ini saat Anda tidak mempercayai Tuhan mengendalikan segala sesuatu dalam hidup Anda itu sama saja dengan Anda membiarkan masalah-masalah Anda lepas kendali, dan  kekuatiran itu akan mencekik Anda. Anda bisa membuat hal-hal yang negatif itu menguasai Anda bila Anda terus memusatkan perhatian Anda diluar kekuatan Tuhan. Memilih untuk kuatir akan membuat Anda terjebak dalam penderitaan. Namun saat Anda percaya dengan sendirinya kekuatiran itu pergi, dan penderitaan ditaklukkan.



Percaya adalah satu hal dan kuatir adalah hal yang lain. Tidak mungkin kaki Anda berpijak di dua tempat secara bersama-sama, percaya dan kuatir. Jika kuatir maka Anda tidak dapat mempercayai Tuhan bekerja untuk membuat hal-hal yang buruk supaya berubah mendatangkan kebaikan. Sebaliknya jika percaya, maka Anda tidak mungkin untuk tetap mengkuatirkan segala sesuatu yang buruk. 



Nabi Yeremia berkata, “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!  Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.” (Yeremia 17:7,8).



Di saat pohon-pohon yang lain mengalami penderitaan karena panas terik sebaliknya orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh pengharapan kepada Tuhan digambarkan seperti Pohon yang tidak mengalami datangnya panas terik. Pohon-pohon yang lain daunya mengalami  kekeringan terancam mati dan tidak menghasilkan buah, tetapi pohon yang mendapat suplai air daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan tidak yang tidak berhenti menghasilkan buah.



Inilah hukum rohani dalam hal percaya! Kekuatiran tidak dapat memakan Anda. Ia akan segera pergi saat Anda sungguh-sungguh percaya untuk mengandalkan Tuhan. Tuhan segera memberikan energi kuasaNya supaya dapat membuat hal-hal yang Anda percayai nemar-benar terjadi dalam hidup Anda. Misalnya jika masalah Anda adalah tentang kesembuhan maka segala hukum-hukum bagaimana menjadi sembuh akan menyertai Anda, dan membuat hal-hal yang tidak mungkin secara medis itu terjadi secara nyata. Begitu juga dengan masalah yang lain. Seperti Saat Tuhan Yesus meredahkan badai dan gelombang di atas danau Tiberias, Yesus percaya bahwa kata-katanya berkuasa atas danau itu, saat Ia percaya, ia pun berkata-kata, dan segera hukum alam pun tunduk dalam perkataan Yesus, badai itu seketika itu juga pergi dan air pun menjadi tenang.



Zaman ini kita hidup ditengah dunia yang setiap hari memberitakan segala sesuatu yang seolah-olah berbicara dipikiran kita bahwa “kamu  harus mengkuatirkan” hal ini. Nampaknya media-media baik Koran maupun TV dan Internet tidak pernah menyadari bahwa berita-berita yang mereka tayangkan lebih banyak memberitahukan kabar buruk telah memberi kesempatan kekuatiran tumbuh dan mengambil tempat lebih banyak di hati masyarakat kita, sebagian besar kekuatiran itu menjadi seperti penyakit yang baru di masayarakat. Mulai dari berita-berita mengenai penyakit yang berbahaya, tentang kejahatan, degradasi moral, peperangan, kekacauan ekonomi dan politk sampai kebebasan beragama kebanyakan yang disuguhkan adalah berita-berita yang membuat kita kuatir. Contohnya, apa yang dulu dianggap aman-aman saja kini mulai dikuatirkan. Mungkin Anda tidak pernah membayangkan beberapa tahun belakangan ini masyarakat kita dihebohkan dengan kasus peodofil. Kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak begitu banyak terjadi dan mengejutkan kita. Di tempat di mana kita mempercayakan anak-anak kita untuk didik dengan baik “di sekolah” dan menerima perlakuan yang baik justru di tempat itulah anak-anak kita dilecehkan secara sadis oleh orang yang seharusnya melindungi mereka. Dengan kejadian-kejadian seperti itu membuat pikiran kita berubah, sekolah yang dulu kita percayai sekarang kita kuatirkan.



Selain itu mungkin ada banyak hal lain yang sedang mengkuatirkan kita. Tetapi  ingatlah bahwa Tuhan lebih besar dari segala apa yang kita kuatirkan itu semua. MengandalkanNya adalah sikap yang tepat dan Anda tidak akan pernah rugi. Bagi orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan kepadaNya, kekuatiran tidak lebih dari kumpulan debu, yang dapat dihisap habis dalam sekejap oleh Vacuum Cleaner. So, Andalkan Tuhan disetiap pergumulanmu.



Cara terbaik untuk  mengusir kekuatiran adalah, dengan mengandalkan Tuhan yang Maha Besar untuk mengatasi semua pergumulan Anda!



Grace to you, by : karter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.

SPIRIT GRACE

Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda

 *Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda* Yohanes 17:22 (TB)  Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepa...