Minggu, 18 Juni 2017

DIBENARKAN OLEH IMAN





Untuk dapat memahami  ajaran Alkitab tentang dibenarkan karena iman sangat erat hubungannya dengan ajaran hukum Taurat. Dalam Perjanjian Lama diajarkan tentang berkat dan kutuk bergantung kepada ketaatan manusia terhadap hukum Taurat. Sebagai seorang ahli Taurat, Paulus juga mengatakan tentang kebenaran hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya" (Roma 10:5).  Orang Yahudi menganggap bahwa kebenaran berasal melalui hukum Taurat. Karena itu ajaran penebusan,  (perintah) atau penggenapan hukum Taurat inilah yang mereka anggap menghasilkan pembenaran manusia di hadapan Allah. Melalui melakukan hukum Taurat maka ada pahala yang tersedia di dalamnya. Mereka dapat menimbun harta (pahala dan ketaatan) sehingga di hari penghakiman mereka akan diterima Allah. Mereka beroleh hak istimewa karena memiliki Taurat sebagai sarana untuk beroleh hidup yang kekal. Bagi orang Yahudi, Taurat adalah “substansi kehidupan” yang sejati. Sebab Taurat menjamin posisi mereka di hadapan Allah, dan banyaknya perintah  merupakan sarana penebusan yang kuat. (Herman Ridderbos, Paulus; Pemikiran Utama Theologinya. 173).



Jelas sekali konsep Yahudi sangat berbeda dengan tujuan Allah memberikan Taurat. Allah mengijinkan Taurat itu diberikan Musa supaya orang Israel sadar bahwa mereka orang berdosa, sehingga kesadaran itu menuntun mereka kepada juruselamat, yakni Mesias yang tidak lain adalah Yesus Kristus.  Hukum Taurat itu kudus tetapi tidak bisa menguduskan dan membenarkan manusia supaya diselamatkan dari maut yang mengerikan. Firman Tuhan berkata, “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat” (Galatia 2:16).


Alkitab telah memberitahukan tidak ada seorangpun yang dapat dibenarkan dengan melakukan hukum Taurat. Pembenaran hanya dapat terjadi di dalam iman kepada Kristus. Bahkan lebih lanjut lagi Paulus berulang kali menegaskan kebenaran tersebut,  “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya” (Roma 3:23-25a).


Jadi jelas bahwa dibenarkan atau diselamatkan bukan melalui hukum Taurat tetapi dalam iman kepada Anak Allah, Yesus Kristus. Ingat kebenaran tentang salib mengajarkan bahwa penilaian Allah terhadap manusia bahwa kita tidak bisa diubah lagi. Manusia sudah berdosa dan hukumannya adalah kematian; Kebenaran, kebaikan, kesalehan, segala usaha manusia tidak pernah cukup dan tidak akan bisa menjadi “uang tebusan” (lutron) untuk menyelamatkan dirinya yang terhukum oleh karena dosa. manusia harus mati, itulah yang wajar baginya. Karena itu, Tuhan Yesus menyerahkan diriNya sebagai ganti penghukuman manusia dan oleh darahNya manusia beroleh pengampunan dosa.. Di kayu salib itulah terjadi pendamaian antara manusia dengan Allah. Semua dosa manusia ditimpahkan kepada Tuhan Yesus dan kekudusan Yesus menjadi milik manusia. Demikianlah manusia dibenarkan. Saat Anda percaya kepada Kristus makan Anda memperoleh pengampunan dosa dan pembenaran di hadapan Allah. Jadi Anda adalah orang benarnya Allah di dalam dan melalui Tuhan Yesus.


Suatu ketika Marthen Luther[1] telah mencoba berbagai upaya: tidur di lantai yang keras, tidak makan, bahkan memanjat anak tangga di Roma dengan tangan dan lututnya – tetapi semuanya tidak berhasil. Guru-gurunya berkata bahwa apa yang dilakukannya sudah cukup untuk mendapatkan damai bagi jiwanya – Tetapi dia tidak merasakan damai itu. Perasaan dosanya terlalu dalam. Dia telah membaca kitab Mazmur.  Kitab-kitab itu sering meyingung mengenai “kebenaran Allah”. Tetapi kata ini menyusahkan hatinya. Pikirnya ini adalah kebenaran Allah yang bersifat hukuman, yang dengannya Allah menghukum orang-orang berdosa – suatu hari Luther membuka Alkitabnya di surat Roma. Di sana dia membaca mengenai Injil Kristus yang adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Roma 1:16).  Ini adalah kabar baik! Tetapi ayat selanjutnya berkata, “sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah” – lagi-lagi kata kebenaran yang menyusahkan itu! dan perasaanya kembali tertekan.


Luther kembali melihat ayat itu, “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman" (Roma 1:17). Tiba-tiba suatu terang bercahaya baginya. Kebenaran Allah yang di maksudkan Paulus di sini bukanlah keadilan Allah yang memberikan hukuman kepada orang-orang berdosa, melainkan suatu kebenaran yang Allah berikan kepada orang-orang berdosa yang membutuhkannya, dan itu diterima dengan iman. Ini adalah kebenaran yang tidak bercela dan sempurna, yang di dapatkan Kristus, yang diberikan Allah di dalam anugerahNya kepada semua orang yang percaya.  


Sejak saat itu Luther tidak perlu lagi mencari dasar bagi kedamaian jiwanya dengan perbuatan baiknya sendiri. Sekarang dia dapat mengalihkan pandangannya dari dirinya sendiri kepada Kristus, dan hidup oleh iman, bukannya merendahkan diri di dalam ketakutan. Damai sejahtera dan sukacita melimpahi dirinya. Firman Tuhan berkata “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Roma 5:1). Dan bukan hidup di dalam ketakutan.


Jadi percayalah bahwa untuk dibenarkan hanya melalui iman kepada Yesus Kristus. Tuhan sendiri sudah menyeruhkan dengan suara yang sangat lantang, “sudah selesai!” (Yohanes 19:30). Anda tidak perlu menyelesaikan apa yang telah Yesus selesaikan. Yesus telah menganti hidup Anda yang berdosa dengan hidupnya yang kudus dan benar supaya di dalam Dia Anda menjadi kudus dan benar. Yang Anda perlukan adalah menerima kasih karunia Allah yang telah membenarkan Anda di dalam Yesus Kristus dan percaya apa yang telah Ia selesaikan dengan ucapan syukur.


“Di dalam Yesus Anda sudah menjadi orang benar, Anda tidak perlu lagi berjuang untuk dibenarkan Allah, tetapi hasilkanlah buah pembenaran itu.”


Grace to you, by : Karter



[1] Sejak Luhter memahami bahwa manusia dibenarkan karena iman. Pada saat itulah Reformasi  Protestan lahir. Lonceng mulai berdentang di dalam jiwa Luther. Anthony A. Hoekma, Saved by Grace: Diselamatkan Oleh Anugerah (Surabaya: Momentum, 2010).201-202.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.

SPIRIT GRACE

Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda

 *Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda* Yohanes 17:22 (TB)  Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepa...