Caranya Bukan Menghakimi
DESTINED TO BE A WINNER
By Karter JR, M.A
🎯MATIUS 7:1
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi."
Seorang Ibu sedang mengandung, memiliki dua anak, ditinggalkan oleh suaminya dan tidak menafkahinya namun bukannya ditolong tetapi dihakimi dan dipermalukan habis-habisan oleh tetangga-tetangganya. Kekecewaan begitu berat dia alami sampai harus pindah kontrak rumah, berjuang menghidupi anak dan bayi dalam kandungannya. Orang-orang yang menghakimi tersebut berkata mereka melakukannya karena mereka sayang kepadanya.
Sahabatku Alkitab tidak mengajarkan kita menunjukkan kasih dengan cara menghakimi. Sebaliknya Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk tidak menghakimi. Semua manusia sudah jatuh dan kita tidak berhak menghakimi sesama kita.
Hidup ini simple, ikut saja apa kata Yesus. Lihat kehidupan Yesus. Saat seorang perempuan dihakimi dan dipermalukan habis-habisan ditengah keramaian karena berbuat zina, bahkan hidupnya diujung maut para karena penghakim itu atas nama Tuhan Allah hendak menghakiminya dengan siap melemparinya (Yohanes 8:1-12).
Coba perhatikan apakah Tuhan Yesus sibuk mengintograsinya, sibuk membicarakan kesalahanya? Sibuk menghakiminya?
Tidak! Tuhan Yesus tidak lakukan itu. Tuhan sibuk berurusahan dengan si penghakim untuk menolongnya supaya mereka berhenti mempermalukan dan menolongnya supaya tidak dihakimi masa. Dan kepada si perempuan itu Ia berkata "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
Jika kita mengasihi seseorang namun tidak dapat berbuat sesuatu untuk menolongnya, setidaknya jangan menambah masalahnya dengan menghakiminya. Kalau benar-benar kita mengasihi maka tunjukkan dengan cara yang benar, menolongnya. Simple bukan?! Kalau Tuhan Yesus bisa melakukannya kita sebagai anak-anaknya pasti juga bisa melakukannya!
Berkomitmenlah dalam iman, hari ini kita tidak boleh menghakimi sesama. Namun kita harus mengambil peran untuk melakukan perintah Tuhan yaitu menolong mereka yang salah dengan cara yang benar bukan dengan cara menghakimi.
Grace of Christ is always us🙏🏻⚓🎻

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.