KEKUATAN BERTAHAN
By Karter Rotikan
Efesus 6:10-11
Akhirnya,
hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya. Kenakanlah
seluruh perlengkjapan senjata Allah, suapaya kamu dapat bertahan melawan tipu
muslihat Iblis.
Tuhan telah menetapkan kita
mengalami kemenangan di dalam Kristus. Karena saat kita berbicara peperangan
rohani bukanlah tentang bagaimana kita meraih kemenangan, tetapi tentang bagaimana
kita berjalan dalam kemenangan dan mempertahankan kemenangan tersebut.
Kata “bertahan” dalam ayat 11, berasal dari kata Yunani, yaitu “histemi”
(his’taymee) yang berarti; mempertahankan kedudukannya atau menegakkan
otoritasnya (kekuatannya); dijaga atau tetap utuh; fondasi bangunan yang berdiri kokoh dengan
aman dan sehat; beerdiri tanpa cedera; Untuk siap memiliki pikiran yang teguh
atau tidak ragu-ragu. “Histemi” adalah kata kerja utama yang sifatnya aktif
terus menerus terjadi. Contohnya jika suatu bangunan tetap berdiri dengan kokoh dan tidak bergeser
meskipun diterpa badai itu namanya “histemi”, namun jika bangunan itu roboh
saat diterpa badai maka itu bukanlah “histemi”. Contoh lain, jika Anda tetap
percaya Yesus Tuhan yang menebus hidupmu dari dosa atau Yesus adalah
satu-satunya kebenaran yang menyelamatkan hidupmu, dan pikiranmu ini tetap
teguh, tidak bisa digeser maka inilah yang disebut dengan “histemi”. Namun jika pikiranmu bergeser
mulai menyingkirkan Tuhan sebagai keselamatanmu dengan menempatkan kepada
kesanggupan diri untuk mencapai pembenaran atau menempatkan kesanggupan diri
sendiri menjadi syarat menebus dosa dirimu sendiri maka ini bukan “histemi”.
Saudaraku, Tuhan telah menempatkan
Yesus Tuhan sebagai “histemi” atas kemenangan kita. Apapun yang dirancangakn
Iblis untuk merebut kemenangan yang kita miliki, semua rancangan itu tidak akan
lebih kuat dari kekuatan “histemi” yang Tuhan berikan kepada Anda dan saya.
Karena itu saat masalah datang,
saat pergumulan hebat mengelilingi, saat beban berat menekan ingatlah akan
kebenaran ini bahwa di dalam Yesus Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya Dia telah
merancang Anda untuk dapat mempertahankan kemenangan. Dia telah merencang Anda
berdiri tegak di dalam kekuatan kuasaNya, Dia telah merancang Anda untuk tidak
dapat ditakklukan.
Senjata apapun yang ditempa
manusia atau kuasa si jahat tidak bisa menjamah orang percaya, kita dijagai bagai biji matanya, tanpa seijin Tuhan tidak ada yang bisa menjamah kita. Jangan biarkan pikiran Anda ditipu bahwa Anda akan
jatuh dan hancur, sebaliknyan katakan, kemenangan sudah menjadi milik Anda
karena Yesus Tuhan. Pikiran kita ibarat pintu Rumah, saat membiarkan pintu rumah Anda terbuka pada malam hari lalu Anda pergi beristirahat, saat itulah Anda telah memberikan kesempatan pencuri masuk dan mengambil semua barang-barang yang berharga dalam rumah Anda. Demikian juga dengan pikiran, saat Anda membiarkan pintu pikiran Anda terbuka atas kekuatiran, ketakutan, kebencian, amarah maka saat itu juga damai sejahtera, sukacita, ketenangan yang menjadi milik Anda dicuri oleh si pencuri.
Saat ini dunia digoncang dengan virus corona atau di kenal dengan covid-19, banyak orang telah meninggal karenanya. Bahkan korbannya sudah ada di Indonesia, sudah ada disekitar kita. Karena itu presedent telah memberikan pernyataan, bahwa "Dengan kondisi saat ini saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong, dan bersatu padu, gotong royong, kita ingin menjadi gerakan masyarakat agar masalah covid-19 ini tertangani dengan maksimal," ujar Jokowi di istana kepresidenan Bogor, Ahad (15/3).
Sebagai orang Kristen yang hidup di tanah tercinta Indonesia, tentunya kita harus mendukung langkah ini secara bersama-sama. Gereja harus mendukungnya dengan beribadah di rumah. Memang tidak semua hamba Tuhan setuju dengan keputusan ini, bahkan ada yang share di youtube tidak ibadah di gedung gereja itu tandanya tidak beriman. tetapi saya mau beritahu, mendukung langkah pemerintajh (intruksinya) itu adalah tindakan iman. Ingat, gereja bukanlah gedungnya, gereja adalah orangnya! sehingga dalam keadaan sangat situasional ini, gereja dapat melakukan ibadahnya di rumah. Bait Allah pun, yang adalah gedung termegah zaman itu diijinkan Tuhan hancur karena keangkuhan manusia. Mengapa? Karena Tuhan menginginkan hati umatnya, bukan gedungnya. Jangan membatasi Tuhan dalam organisasi dan gedung atau dalam segala sistem yang dibangun manusia, Tuhan Yesus adalah Tuhan di atas segala sistem dan organisasi bahkan hukum yang dibuat manusia. Jadi langkah ini diambil bukan tentang berbicara beriman atau tidak, atau juga berbicara takut atau tidak tetapi hal ini berbicara tentang ketahanan nasional, bagaimana seluruh element masyarakat, agama, suku dan bangsa bersinergi dan bersatu hati mencegah dan menangulangi virus covid-19 ini. Gereja adalah bagian dari element penting dalam masyarakat yang harus mengambil peran bersinergi untuk bersama-sama menangulangi virus ini.
Sebagai orang percaya, saya harus katakan bahwa virus covid-19 memang telah mematikan banyak orang tetapi saatnya kita menggunakan kuasa di dalam nama Yesus dan perkatakan dengan iman bahwa masalah covid-19 telah ditaklukkan di dalam nama Yesus. Gereja dan bangsa Indonesia dapat “histemi” (bertahan) dan mengalami kemenangan atas covid-19. Dalam Efesus 1:21-22, Alkitab berkata "Tuhan Yesus Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. Dan segala sesuatu diletakkannya di bawah kaki Kristus!!!" Jadi, segala nama baik di bumi maupun disorga tunduk di dalam nama Yesus Tuhan, termasuk virus covid-19 yang telah menyerang manusia diseluruh dunia, Indonesia dan kota Batam di dalam nama YESUS TUHAN sudah ditaklukkan, kesembuhan terjadi atas bangsa-bangsa, atas indonesia atas kota Batam supaya bangsa-bangsa dan seluruh masyarakat diseluruh penjuru negeri Indonesia percaya dan memuliakan nama Tuhan Yesus.
Peace and love
from Karter
Mantap pak, sangat memberkati dan menguatkan 💪🔥🙏 (Christoffer Garry)
BalasHapusPuji Tuhan Ger, God bless you. Jangan lupa untuk mendukung blok ini, tekan Follow atau ikuti
HapusLuar biasa sangat memberkati dan menginspirasi, maju trus pak Karter Jimmy Totokan....
BalasHapus