Jumat, 27 Maret 2020

MENGUATKAN KEPERCAYAAN

MENGUATKAN KEPERCAYAAN
1 Samuel 30:6
“Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.

Suatu kali Daud benar-benar dalam keadaan yang terjepit; Dimana integritas Daud diragukan oleh raja-raja Filistin dan disaat yang sama keluarganya dan seluruh keluarga para pengikutnya ditawan oleh orang Amalek, rumah mereka dibakar dan harta mereka dijarah. Belum selesai masalahnya disitu, seluruh pengikutnya menjadi pedih hati dan bermufakat hendak melempari Daud dengan batu.

Kematian sedang membayangi Daud. Ia seperti orang yang sudah kehilangan segala-galanya dengan cara yang tidak terhormat. Kata “terjepit” dalam bahasa Ibrani disebut yâtsar’ - yaw-tsar’ (dalam bahasa inggris disebut be distressed) artinya tertekan, berada dalam kesusahan atau menderita kesusahan.

Alkitab bersaksi bahwa Daud sangat terjepit atau sangat menderita kesusahan. Keadaan ini diceritakan Daud dalam Mazmur 31:10-11

“Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku.
Sebab hidupku habis dalam duka dan tahun-tahun umurku dalam keluh kesah; kekuatanku merosot karena sengsaraku, dan tulang-tulangku menjadi lemah.. Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati, telah menjadi seperti barang yang pecah..”


Daud mengambarkan dirinya dalam keadaan/kondisi sesak, sakit hati, merana, kekuatannya merosot, tulang-tulangnya menjadi lemah, telah hilang ingatan seperti orang mati, telah menjadi barang pecah dan orang-orang bermufakat hendak melenyakannya.

Seandainya Daud tidak memiliki Tuhan mungkin saja saat itu Daud telah mendapat serangan jantung, jatuh pingsan dan mati. Namun  apa yang menjadi rahasia Daud dapat bertahan  dalam tekanan yang hebat dan tetap berjalan dalam kemenangan?

1.     Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan Allahnya ( 1 Samuel 30:6)
Kata “menguatkan” dalam bahasa Ibrani disebut Châzaq – Khawzak’, artinya untuk memperkuat, untuk memperbaiki, untuk memulihkan atau juga sering disebut untuk mendesak diri berperilaku gagah berani/tetap teguh. Daud tahu persis bahwa kepada siapa ia harus bersandar. Di saat ia lemah ia melihat Tuhan adalah kekuatannya. Sehingga dengan memandang kepada kekuatan dan kesanggupan Tuhan Daud menguatkan keyakinannya (kepercayaan). Saudara orang yang kuat adalah orang yang tidak kehilangan pengharapannya. Seseroang yang memiliki segala-galanya bisa kehilangan segala-galanya jika ia putus asa dan tidak memiliki pengharapan. Namun seseorang yang tetap memiliki pengharapan meskipun dalam kesukaran hebat, ia akan mendapatkan kembali semua yang hilang itu.

Jika keadaan semua hancur namun kita tetap menguatkan hati, untuk tetap berdiri teguh itu namanya Châzaq. Jadi Châzaq adalahkeadaan dimana Daud menjadi lemah namun dia tidak mengikuti arah kelemahan itu dan tidak membiarkan kekuatan kekuatan ketakutan menjajah pikirannya. Alkitab berkata Daud “Châzaq” kepercayaannya kepada Tuhan. Daud menguatkan kepercayaanya kepada Tuhan. Saat Tuhan menjadi kekuatannya maka tindakannya melampaui batas kekuatannya, hasilnya adalah Ia mampu keluar dari situasi terjepit, dari kesusahan besar.

2.     Daud Datang meminta petunjuk Tuhan (1 Samuel 30:7,8)
Meminta petunjuk Tuhan adalah tindakan iman yang selalu Daud lakukan. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita harus biasakan 
untuk meminta petunjuk kepada Tuhan dalam segala tindakan yang akan kita lakukan.

3.     Daud bertindak dalam iman sesuai Firman Tuhan (1 Samuel 30:9,18)
Banyak orang berkata beriman, namun segala tindakannya bertupuh kepada kesanggupan diri sendiri. Yang Tuhan inginkan bahwa
semu tindakan kita haruslah bertumpuh kepada kepada firman Tuhan. Kebenaran Firman adalah fakta kebenaran yang bukan hanya sebatas retorika namun akan menjadi fakta nyata. Saat Daud bertindak dengan iman sesuai Firman Tuhan, maka dia sanggup mengejar orang Amalek yang telah menjarah dan menculik semua perempuan dan anak-anaknya dan para pengikutnya. ia mampu berjalari dan tak menjadi lelah, berperang dan tak menjadi kalah, serta menyelamatkan seluruh tawanan dan jarahan dari tangan orang Amalek.


Apakah Saudara hadapi saat ini dan engkau sedang dalam tekanan yang hebat sampai-sampai tidak mampu bertahan. Ingat kita memang tidak mampu namun  belajarlah seperti Daud yang percayai bahwa ada Tuhan yang sanggup, yang hadir menolongnya dan memberi kemenangan. Masalah pasti datang tapi jangan takut dalam Tuhan Yesus kita pasti menang. (KR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.

SPIRIT GRACE

Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda

 *Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda* Yohanes 17:22 (TB)  Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepa...