Kesaksian Melawan Tumor Otak Yang Mematikan
Putus asa!!! Kata ini seringkali kita
dengar saat bertemu dengan orang-orang yang sudah tidak memiliki harapan lagi.
Berbagai alasan telah menyebabkan mereka berhenti untuk berharap.
Apalagi jika berhadapan dengan penyakit
Tumor/Kanker yang mematikan. Ada begitu banyak orang menjadi gentar, ketakutan, kuatir karena
penyakit ini. Saat mereka tidak mengetahui bahwa mereka lebih kuat dari Tumor
kanker, disaat itulah penyakit ini telah membunuh pengharapan mereka. Seringkali kita melihat kenyataanya baik mereka yang sakit maupun keluarga yang mengurus yang sakit sama-sama mengalami depresi, putus asa, binggung dan kehilangan jalan, tidak tahu harus berbuat apa.
Salah satu contoh nyata adalah kesaksian
istri saya Hermin dalam menghadapi Tumor Otak, “Kenyataannya memang ternyata
lebih sulit untuk mengeluarkan Tumor otak di dalam pikirannya dari pada
mengeluarkannya dari otak kepalanya.”
Kesulitan ini tentunya tidak bisa serta
merta seperti membalikan telapak tangan. Berkali-kali Hermin harus bangkit dan
memotivasi dirinya sendiri untuk melawan ketakutan, kekuatiran, kesedihan dan segala macam
pikiran negatif seolah-olah seperti monster yang akan memakannya. Bagi kita yang sehat kita tidak akan pernah memahi betapa mengerikannya serangan-serangan pikiran yang ia alami, ya itu bukan sekedar fiksi tapi pertempuran kehidupan yang nyata; mati atau tetap hidup benar-benar dipertaruhkan. Bagaimana Hermin harus mempertahankan harapannya, selalu bangkit kembali bila harapan itu terbang menghilang, kenyataan ini bukanlah sesuatu yang mudah.
Diperlukan kekuatan yang tidak terbatas untuk menopang jiwa yang lemah. Hermin harus memberitahukan kepada dirinya bahwa dia
harus kuat dan Tumor Otak itu tidak berkuasa atas tubuhnya. Dilain pihak
keberadaan Tumor tersebut berkali-kali juga berbicara di pikirannya dan
memudarkan semangatnya untuk sembuh, memukul keyakinannya. Terkadang saya sendiripun yang
mendampinginnya merasa hampir tak berdaya memotivasi Hermin untuk menaklukkan
Tumor Otak yang menguasai pikirannnya. Tapi syukur kepada Tuhan di dalam kelemahan kami kuasa-Nya sempurna. Kami dapat
menaklukkannya.
Kami telah berjuang bukan dengan kekuatan
kami namun karena kasih karunia dari pada Tuhan yang memberikan kesanggupan
kepada kami. Oleh kekuatan dari Tuhan itulah maka kami dapat mengeluarkan Tumor
Otak itu dalam pikiran kami. Pengharapan kami kepada Tuhan, yang membuat kami
kuat. Kami pecaya berharap kepada Tuhan pasti selalu ada jalan, karena
pengharapan itu tidak pernah mengecewakan.
Kisah kemenangan inilah yang membuat kami
bergairah menuliskannya sehingga para penderita tumor/kanker dan keluarganya
serta semua orang yang mengalami masalah
yang besar lainnya dapat melihat bahwa penyakit yang kita anggap “mengerikan”,
masalah yang kita anggap besar tidak berkuasa atas hidup kita. Tuhanlah yang
lebih besar dari semua masalah kita, lebih besar dari penyakit itu, Ia memberi kita kesanggupan untuk menghentikan kekuatan
penyakit ini. Jangan pernah putus asa dan mudah menyerah karena kita tahu apa
yang kita dapat lakukan untuk menaklukkannya, pasti selalu ada harapan dan
Tuhan selalu memberikan jalan bagi mereka yang terus percaya kepada-Nya!
(Bersambung...)
Jakarta, RS.
Kanker Darmais, 4 Agustus 2016
Karter JR 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.