Setiap orang diciptakan Tuhan unik dengan beragam kemampuan. namun jika seseorang itu tidak mengukur dirinya dan memulai dimana titik kemampuannya itu maka tidak akan ada pekerjaan atau karya yang besar yang akan tercipta. Ukuran sesuatu itu
penting, namun ukuran itu bukan untuk menentukan dimana Anda harus berada
tetapi dimana Anda harus memulainya.
Berpikirlah beda, saat
Anda dengan rendah hati mengukur diri Anda dalam hal kepintaran, kemampuan dan keterampilan itu bukanlah untuk mematok standart Anda, tetapi justru Anda akan
mengetahui itulah kemampuan yang nampak. Dititik kemampuan itulah Anda harus memulai sesuatu, apakah sesuatu itu adalah pekerjaan, talenta
yang Anda miliki, atau karya yang akan Anda hasilkan.
Selain kemampuan yang
nampak, ada juga kemampuan yang tidak nampak
yaitu potensi yang belum Anda temukan atau gali keluar. Ini adalah potensi besar yang
tersimpan, namun masih diupayakan dan
dilatih. Ingat potensi ini biasanya jauh lebih
besar dari apa yang nampak. Saat Anda memulai dititik nampak kemampuan Anda
maka potensi yang tidak nampak akan muncul untuk semakin memperbesar apa yang
nampak.
Jadi adalah hal yang
wajar Anda mengukur diri Anda melalui kemampuan yang lahiriah yang nampak. Semua
itu untuk membantu Anda memulai sesuatu. Jadi apa yang Anda tunggu, lihat dititik mana Anda harus sanggup mulailah dari situ, selebihnya serahkan kepada anugerah Tuhan untuk membantu Anda mengembangkan kemampuan itu menembus batas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.