Minggu, 18 Juni 2017

DIBENARKAN OLEH IMAN





Untuk dapat memahami  ajaran Alkitab tentang dibenarkan karena iman sangat erat hubungannya dengan ajaran hukum Taurat. Dalam Perjanjian Lama diajarkan tentang berkat dan kutuk bergantung kepada ketaatan manusia terhadap hukum Taurat. Sebagai seorang ahli Taurat, Paulus juga mengatakan tentang kebenaran hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya" (Roma 10:5).  Orang Yahudi menganggap bahwa kebenaran berasal melalui hukum Taurat. Karena itu ajaran penebusan,  (perintah) atau penggenapan hukum Taurat inilah yang mereka anggap menghasilkan pembenaran manusia di hadapan Allah. Melalui melakukan hukum Taurat maka ada pahala yang tersedia di dalamnya. Mereka dapat menimbun harta (pahala dan ketaatan) sehingga di hari penghakiman mereka akan diterima Allah. Mereka beroleh hak istimewa karena memiliki Taurat sebagai sarana untuk beroleh hidup yang kekal. Bagi orang Yahudi, Taurat adalah “substansi kehidupan” yang sejati. Sebab Taurat menjamin posisi mereka di hadapan Allah, dan banyaknya perintah  merupakan sarana penebusan yang kuat. (Herman Ridderbos, Paulus; Pemikiran Utama Theologinya. 173).



Jelas sekali konsep Yahudi sangat berbeda dengan tujuan Allah memberikan Taurat. Allah mengijinkan Taurat itu diberikan Musa supaya orang Israel sadar bahwa mereka orang berdosa, sehingga kesadaran itu menuntun mereka kepada juruselamat, yakni Mesias yang tidak lain adalah Yesus Kristus.  Hukum Taurat itu kudus tetapi tidak bisa menguduskan dan membenarkan manusia supaya diselamatkan dari maut yang mengerikan. Firman Tuhan berkata, “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat” (Galatia 2:16).


Alkitab telah memberitahukan tidak ada seorangpun yang dapat dibenarkan dengan melakukan hukum Taurat. Pembenaran hanya dapat terjadi di dalam iman kepada Kristus. Bahkan lebih lanjut lagi Paulus berulang kali menegaskan kebenaran tersebut,  “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya” (Roma 3:23-25a).


Jadi jelas bahwa dibenarkan atau diselamatkan bukan melalui hukum Taurat tetapi dalam iman kepada Anak Allah, Yesus Kristus. Ingat kebenaran tentang salib mengajarkan bahwa penilaian Allah terhadap manusia bahwa kita tidak bisa diubah lagi. Manusia sudah berdosa dan hukumannya adalah kematian; Kebenaran, kebaikan, kesalehan, segala usaha manusia tidak pernah cukup dan tidak akan bisa menjadi “uang tebusan” (lutron) untuk menyelamatkan dirinya yang terhukum oleh karena dosa. manusia harus mati, itulah yang wajar baginya. Karena itu, Tuhan Yesus menyerahkan diriNya sebagai ganti penghukuman manusia dan oleh darahNya manusia beroleh pengampunan dosa.. Di kayu salib itulah terjadi pendamaian antara manusia dengan Allah. Semua dosa manusia ditimpahkan kepada Tuhan Yesus dan kekudusan Yesus menjadi milik manusia. Demikianlah manusia dibenarkan. Saat Anda percaya kepada Kristus makan Anda memperoleh pengampunan dosa dan pembenaran di hadapan Allah. Jadi Anda adalah orang benarnya Allah di dalam dan melalui Tuhan Yesus.


Suatu ketika Marthen Luther[1] telah mencoba berbagai upaya: tidur di lantai yang keras, tidak makan, bahkan memanjat anak tangga di Roma dengan tangan dan lututnya – tetapi semuanya tidak berhasil. Guru-gurunya berkata bahwa apa yang dilakukannya sudah cukup untuk mendapatkan damai bagi jiwanya – Tetapi dia tidak merasakan damai itu. Perasaan dosanya terlalu dalam. Dia telah membaca kitab Mazmur.  Kitab-kitab itu sering meyingung mengenai “kebenaran Allah”. Tetapi kata ini menyusahkan hatinya. Pikirnya ini adalah kebenaran Allah yang bersifat hukuman, yang dengannya Allah menghukum orang-orang berdosa – suatu hari Luther membuka Alkitabnya di surat Roma. Di sana dia membaca mengenai Injil Kristus yang adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Roma 1:16).  Ini adalah kabar baik! Tetapi ayat selanjutnya berkata, “sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah” – lagi-lagi kata kebenaran yang menyusahkan itu! dan perasaanya kembali tertekan.


Luther kembali melihat ayat itu, “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman" (Roma 1:17). Tiba-tiba suatu terang bercahaya baginya. Kebenaran Allah yang di maksudkan Paulus di sini bukanlah keadilan Allah yang memberikan hukuman kepada orang-orang berdosa, melainkan suatu kebenaran yang Allah berikan kepada orang-orang berdosa yang membutuhkannya, dan itu diterima dengan iman. Ini adalah kebenaran yang tidak bercela dan sempurna, yang di dapatkan Kristus, yang diberikan Allah di dalam anugerahNya kepada semua orang yang percaya.  


Sejak saat itu Luther tidak perlu lagi mencari dasar bagi kedamaian jiwanya dengan perbuatan baiknya sendiri. Sekarang dia dapat mengalihkan pandangannya dari dirinya sendiri kepada Kristus, dan hidup oleh iman, bukannya merendahkan diri di dalam ketakutan. Damai sejahtera dan sukacita melimpahi dirinya. Firman Tuhan berkata “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Roma 5:1). Dan bukan hidup di dalam ketakutan.


Jadi percayalah bahwa untuk dibenarkan hanya melalui iman kepada Yesus Kristus. Tuhan sendiri sudah menyeruhkan dengan suara yang sangat lantang, “sudah selesai!” (Yohanes 19:30). Anda tidak perlu menyelesaikan apa yang telah Yesus selesaikan. Yesus telah menganti hidup Anda yang berdosa dengan hidupnya yang kudus dan benar supaya di dalam Dia Anda menjadi kudus dan benar. Yang Anda perlukan adalah menerima kasih karunia Allah yang telah membenarkan Anda di dalam Yesus Kristus dan percaya apa yang telah Ia selesaikan dengan ucapan syukur.


“Di dalam Yesus Anda sudah menjadi orang benar, Anda tidak perlu lagi berjuang untuk dibenarkan Allah, tetapi hasilkanlah buah pembenaran itu.”


Grace to you, by : Karter



[1] Sejak Luhter memahami bahwa manusia dibenarkan karena iman. Pada saat itulah Reformasi  Protestan lahir. Lonceng mulai berdentang di dalam jiwa Luther. Anthony A. Hoekma, Saved by Grace: Diselamatkan Oleh Anugerah (Surabaya: Momentum, 2010).201-202.

Jumat, 16 Juni 2017

IMAN MELAMPAUI PIKIRAN

IMAN MELAMPAUI PIKIRAN
Bya Karter Jr


Dalam hidup ini saat berpikir dalam logika Anda maka hasilnya adalah sesuai dengan kemampuan kapasitas pikirkan Anda. Untuk dapat mencapai hal-hal yang besar dan menaklukan perkara-perkara yang besar Anda harus melihatnya dalam iman. Iman akan mengantarkan Anda untuk melampaui pikiran-pikiran yang biasa saja. Berdiri dalam iman berbeda dengan berdiri dalam logika.

Berdiri dalam iman berbicara tentang berpikir dalam kesanggupan Yesus Kristus tetapi berdiri dalam logika berbicara tentang berpikir dalam kekuatan Anda. Ini adalah dua hal yang berbeda. Satu hal menunjukkan Anda sebagai manusia rohani  dan hal lain menunjukkan Anda sebagai manusia duniawi. Dengan iman hendaknya Anda menaklukan logika di dalam kebenaran Allah! Sehingga pikiran Anda mampu melihat dan menerima keajaiban yang Tuhan kerjakan. Kebenaran Allah adalah fakta Allah bukan fakta Anda. Fakta Allah berbicara karya Yesus Kristus, yaitu Kristus yang telah memberikan kemenangan bagi Anda di kayu salib. Tetapi kecenderungan Anda selalu dibatasi oleh pikiran, perasaan, kehendak dan perbuatan Anda yang nyatanya terbatas dan penuh kelemahan. Jika fakta Kristus tertutupi oleh fakta Anda maka Anda akan berdiri di dalam kesanggupan Anda, jelas hal ini merugikan.


Disalah satu sisi Anda adalah orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sehingga mata hati Anda memandang kepadaNya. Namun di sisi lain manusia jasmani Anda akan selalu mengarah kepada fakta alamia. Karena itu firman Tuhan mengatakan bahwa  “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.” (Filipi 2:5). Pikiran Anda harus ditaklukan dalam pikiran Kristus atau dalam kebenaran Allah. Jika cara pandang Anda sudah menjadi koneksi otomatis untuk menggerakkan pikiran supaya mempercayai fakta-fakta alamia dari pada kebenaran Allah maka ini akan menjadi kesukaran besar untuk Anda memandang kepada Yesus. Namun jangan kuatir di dalam Yesus Kristus, pasti ada jalan keluar.

Telitilah diri Anda dahulu. Apakah dalam hal memandang secara jasmania sudah sampai kepada tingkat otomatis. Contohnya, jika ada masalah Anda langsung kuatir, pikiran Anda otomatis memperbesar masalah itu. Reaksi Anda mencari pertolongan dalam kekuatan manusia. Jika demikian adanya maka itu sudah sampai tahap otomatis. Saat Anda mendengar janji Tuhan dan mengambil keputusan mempercayainya, namun di saat yang sama kekuatiran begitu kuat mempengaruhi Anda untuk lebih mempercayai fakta masalah yang sedang terjadi dari pada kebenaran Allah.

Itu tandanya bahwa ada begitu banyak ketidak percayaan yang sudah tertanam dalam alam bawah sadar Anda sehingga  setiap kali ada masalah otomatis kuatir. Setiap kali mendengar janji Tuhan ada peperangan rohani antara percaya dan tidak. Tidak heran jika saat ini Anda berada dipersimpangan kebingungan dan kecemasan menjalani hidup sebagai orang percaya. Anda sudah melakukan ini dan itu untuk mengatasi masalah-masalah Anda; bebas dari kebiasaan buruk, bebas dari kegagalan, dapat mengatasi rasa takut, kelemahan dan intimidasi. Namun semua itu tidak berhasil. Anda bingung dan tak tahu arah yang benar.

Apabila dalam posisi demikian berarti Anda memerlukan pertolongan. Memang Anda adalah orang Kristen dan sudah berdoa kepada Tuhan tetapi faktanya otomatis kepercayaan Anda salah, bukan kepada Tuhan tetapi kepada fakta-fakta jasmania. Karena itu Anda butuh pertolongan. Anda butuh pemulihan sehingga masalah cara pandang itu dapat diselesaikan. Dalam tingkat otomatis memandang kepada fakta jasmania selalu ada roh jahat yang melakukan tugasnya untuk menipu supaya tidak memahami anugerah kemenangan di dalam Kristus. Caranya harus menyingkirkannya dan mematahkan setiap kubu-kubu yang dibangun oleh roh jahat di dalam pikiran Anda di dalam kuasa Darah Anak Domba Allah. Kristus berkata, "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yohanes 8:31-32).

Firman Tuhan dapat dipercaya sebab kuasa Roh Kudus ada dalam kebenaran itu. Saat percaya kepada kabar baik bahwa Yesus telah mati dan bangkit untuk memberikan kemenangan kepada Anda dan dalam keadaan apapun Anda tetap percaya kepada fakta kebenaran firman Tuhan maka kebenaran itu akan membebaskan dan memberikan Anda kemenangan.


Rehatlah sejenak. Dan berbicaralah kepada diri sendiri  bahwa Anda mempunyai Tuhan Yesus yang setia, Tuhan yang sangat mengasihi Anda. Yakinkan diri Anda bahwa hanya Yesus sumber satu-satunya yang dapat menolong Anda. Tuhan Yesus telah mati dan bangkit untuk memberikan kemenangan bagi Anda. Deklarasikan kemenangan Anda atas kubu-kubu pikiran yang di bangun  untuk menipu Anda melihat kepada Tuhan yang penuh kasih karunia dan kebenaran. Raihlah kemenangan itu, jangan menundanya. Deklarasikan kemenangan yang telah Yesus capai untuk Anda. Katakan dengan iman,


“Saya adalah orang benar di dalam Tuhan Yesus, saya adalah orang yang menang di dalam Kristus. untuk itu saya berkata kepada segala tipuan iblis, kepada setiap roh ketakutan, kekuatiran dan kebingungan yang membuat saya takut, gelisa dan tidak percaya, yang mempengaruhi  pikiran, perasaan, kehendak dan alam bawah sadar saya di dalam nama Yesus engkau enyah saat ini juga.  Yesus Kristus telah membebaskan saya. Saya sekarang bebas dari setiap ketakutan, saya bebas dari setiap kekuatiran, saya bebas dari setiap kebingungan dan intimidasi. Tuhan Yesus adalah kemenangan saya, Yesus adalah pembebas saya. Kini saya terima kemenangan saya di dalam Yesus. Dan sekarang saya taklukan pikiran dan perasaan saya kepada pikiran dan perasaan Kristus. Amin!”


Kegagalan banyak orang percaya bahwa mereka tidak menyadari ada kekuatan kegelapan yang menipu pikiran dan keyakinan mereka kepada Tuhan yang adalah keselamatan mereka. Saat mereka menghadapi kebingungan-kebingungan mereka berseru minta tolong kepada Tuhan. Dan ketika mereka melihat tidak ada perubahan yang terjadi mereka kembali ke dalam kebingungan-kebingungan, tentang aertanyaan "apakah Tuhan akan menjawab doa mereka", "apakah Tuhan masih sayang kepada mereka" dan lain sebagainya, hal-hal seperti ini sangat menganggu pikiran mereka dan tentunya mengikis keyakinan mereka secara perlahan-lahan.

Tetapi syukur kepada Allah kuasa kegelapan, kuasa yang melawan dan menawan pikiran orang supaya tidak melihat kepada karya Kristus yang sempurna sudah dikalahkan oleh Yesus Kristus sendiri. Jadi Anda tidak usah bersusah payah mengalahkannya. Deklarasikan saja kemenangan Anda,  terima itu dengan iman dan kemenangan menjadi milik Anda.


“Firman Tuhan dapat dipercayai sebab Kuasa Roh  ada dalam kebenaran itu. Saat percaya padanya, kebenaran itu akan membebaskan Anda.”


Kamis, 15 Juni 2017

KUASA KEGELAPAN TELAH DILUCUTI




Hidup adalah anugerah dari Tuhan tetapi disisi lain Anda harus menyadari bahwa Iblis sedang memerangi Anda. Dikatakan peperangan rohani karena ia masih berjalan keliling untuk mencari orang yang dapat ditelannya (1 Petrus 5:8). Namun demikian ia tidak bisa mengalahkan Anda, karena Anda sudah menang di dalam Kristus. Memang Iblis sudah kalah dan tidak punya kuasa lagi untuk menjatuhkan Anda. Tetapi satu-satunya senjata yang dia miliki adalah tipu muslihat. Alkitab dengan jelas berkata,



“Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.” (Kolose 2:13-15).



Segala kekuatan dan kuasa Iblis telah dilucuti oleh Kristus untuk orang percaya. Satu-satunya senjata yang ia miliki adalah tipu muslihat. Tujuannya adalah memanipulasi dengan memetikkan percikan-percikan tipu daya supaya Anda tidak melihat kepada apa yang telah Yesus capai. Ia ingin Anda melihat kepada apa yang Anda capai. Itulah yang ia lakukan. Jika Anda menemukan diri Anda sebagai orang yang saleh maka godaan kesombongan akan dilepaskan. Atau sebaliknya jika Anda menemukan bahwa Anda belum melakukan apa pun  untuk Tuhan, lebih banyak melanggar kehendakNya maka panah api rasa bersalah akan di lepaskan. Saat Anda memberi diri menjadi sasaranya maka di dalam situasi ini Anda akan terhakimi, tertuduh, dikuasai oleh rasa bersalah. Pada akhirnya Anda pun merasa jauh dari pada Tuhan.



Untuk hal ini Andrew Wommack dalam bukunya “Anda Sudah Memiliki Segalanya” menjelaskan bahwa mengerti kebenaran adalah obat penawar bagi penipuan. Kuasa dan kekuatan penipuan berasal dari fakta bahwa Anda sedang ditipu. Tetapi setelah Anda mengerti standart yang benar – kebenaran – penipuan dengan segera kehilangan kuasanya. Lalu kemudian ia memberikan sebuah contoh, “jika seseorang sedang meneror dan mengancam Anda, Anda akan takut. Namun, jika saya menunjukkan kepada Anda mayat orang tersebut, ketakutan Anda sudah lenyap. Setelah Anda mengetahui kebenaran dari kematian mereka, ancaman mereka tidak akan lagi mengintimidasi Anda.”



Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa Yesus telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas orang percaya.  Dalam kamus bahasa Indonesia melucuti adalah sama artinya dengan menanggalkan. Segala kekuatan dan kuasa Iblis telah di tanggalkan  oleh Yesus, ia tidak berdaya dan berkuasa lagi. Jangan memperbesar kuasanya. Jangan mau ditipu olehnya. Percayalah kepada kebenaran bahwa kemenangan kekristenan adalah anugerah. Dikatakan anugerah karena peperangan rohani sudah dimenangkan oleh Tuhan untuk Anda. Jadi, sekarang mengertilah posisi Anda di dalam Kristus, Anda adalah pemenang!

Kebenaran inilah yang harus Anda pahami. Karena itu ingatlah baik bahwa segala perkara di dalam hidup ini terletak kepada apa yang telah Yesus lakukan untuk Anda. Sama seperti Daud percaya bahwa Tuhan telah memberikan dia kemenangan atas Goliat itu adalah anugerah demikianlah Anda harus percaya bahwa Tuhan telah menganugerahkan kemenangan untuk Anda atas segala persoalan dan pergumulan yang Anda alami. Joseph Prince berkata, “Christ has done it all! The secret toreigning in life does not lie in your struggling to earn God’s favor, or to make things happen for yourself through your own efforts. The secret to reigning lies in receiving everything that Jesus has accomplished for you on the cross”. Kristus telah melakukan itu semua! Rahasia dalam perjalanan hidup bukan terletak pada perjuangan Anda untuk mendapatkan keselamatan  (kemenangan) dari Tuhan atau untuk membuat hal-hal yang terjadi bagi diri Anda sendiri melalui usaha Anda. Rahasia kemenangan terletak dalam menerima segala sesuatu yang Yesus telah capai untuk Anda di kayu salib.  Bagi orang percaya kemerdekaan adalah kasih karunia. Kemenangan adalah anugerah. Beroleh kemenangan berarti menerima dan mempercayai anugerah itu dan bukan berusaha untuk menang.



Apabila ada orang memberikan kepada Anda sepeda motor yang baru sebagai penganti sepeda motor Anda yang lama, yang sering rusak. Saat Anda menerima kunci, sepeda motor itu sepenuhnya menjadi milik Anda. Untuk selanjutnya yang harus dilakukan adalah menggunakan sepeda motor yang baru itu dan tidak lagi menggunakan yang lama. Dalam sedetik Anda dapat mengantinya tergantung keputusan Anda. Namun saat Anda menyimpan motor yang baru itu dan tetap menggunakan sepeda motor yang lama maka Anda membuang kesempatan yang berharga. Anda masih akan terjebak dalam membuang waktu, tenaga dan uang untuk memperbaiki sepeda motor yang lama, yang sering rusak pada hal Anda sudah memiliki yang baru.

Banyak orang Kristen berpikir bahwa ia masih hidup dengan cara yang lama. Yesus sudah memberikan kehidupan yang baru tetapi ia tidak menggunakannya, ia masih hidup dengan cara yang lama. Maka waktunya, tenaganya, bahkan materinya akan terkuras habis hanya untuk memperbaiki dan merubah manusia lamanya sama seperti memperbaiki kerusakan-kerusakan sepeda motor yang lama itu. Anda harus percaya bahwa sudah memiliki kehidupan yang baru. Kehidupan yang berkemenangan yang Allah Bapa takdirkan di dalam Yesus. Kehidupan ini sama sekali berbeda dan terpisah dari dosa, kehidupan ini sama sekali tidak tergoncangkan.

Jangan menginginkan hidup yang lama lagi, kehidupan itu bukan identitas Anda. Adalah lucu jika Anda telah diberikan hidup yang baru, hidup yang berkemenangan tetapi masih ingin yang lama. Atau Anda sudah diberikan hidup yang baru tetapi masih juga memohon untuk dijadikan baru. Firman Tuhan jelas berkata bahwa “Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” (Roma 8:13,14).



Yesus lebih dari sekedar contoh menganti sepeda motor itu. Yesus benar-benar menganti hidup Anda yang lama dengan hidupnya sendiri. Ia adalah segala-galanya bagi Anda. Ia  mematikan keinginan daging Anda dan mengantikan dengan hidupnya sendiri. Yesus sangat mengasihi Anda, Ia tidak hanya mengampuni dosa Anda tetapi juga Ia mau tinggal di dalam Anda. Sekarang Anda adalah anak Allah yang sudah diberikan hidup yang baru yakni hidup di dalam pimpinan Roh Kudus. Segala kekuatan dan kuasa Iblis telah dilucuti oleh Kristus, satu-satunya yang ia miliki adalah tipu muslihat; Tujuannya adalah memanipulasi dengan memetikan percikan-percikan tipu daya supaya Anda tidak melihat kepada kemenangan yang telah Yesus capai untuk Anda.





“Rahasia kemenangan terletak di dalam pencapaian Yesus Kristus, di kayu salib kuasa kegelapan sudah dihancurkan, dan Anda sekarang  sudah menang”


Jumat, 09 Juni 2017

CARA MENGUSIR KEKUATIRAN


Setiap rabu malam saya berolaraga futsal bersama dengan teman-teman. Suatu ketika saya  membawa anak-anak saya untuk pergi ke tempat itu. Kehadiran mereka membawa kesenangan terendiri, mereka begitu bersemangat menyaksikan ayah mereka bermain. Menjadi sporter yang memicu semangat saya, meskipun itu hanya sekedar main untuk cari keringat. Tapi melihat mereka begitu antusias menonton sambil berteriak, ayo papa, ayo papa, ayo papa, tindakan itu memberikan kegembiraan, bukan hanya untuk saya saja tetapi teman-teman saya ikut gembira.



Tidak lama kemudian saya tidak mendengar teriakan mereka lagi. Saat saya menoleh ke arah tempat mereka, mereka tidak ada di sana. Pikir  saya mereka tidak jauh-jauh. Karena tidak terlihat, saya pun kuatir, akhirnya saya keluar dari permainan dan minta diganti, kemudian mencari mereka. Hasilnya saya pun menemukan mereka membawa kembali ketempat semula, seraya memberikan nasehat  untuk tidak kemana-mana.



Lega rasanya mendengar mereka setuju dengan saya, saya pun bisa bermain kembali. Tidak lama kemudian mereka menghilang, saya menjadi kuatir lagi. Karena saya pikir mereka masih anak-anak dan tidak bisa menjaga diri mereka sendiri. Karena kuatir maka pikiran saya tidak lagi kepada permainan. Beberapa kali teman saya mengoper bola saya tidak menyambutnya. Sampai permainan selesai.



Minggu depan saya mengajak istri saya untuk ikut menemani kami. Saat itu saya bisa bermain lepas dan bebas dari rasa kuatir, saya percaya istri saya dapat menjaga mereka dengan baik. Saat saya percaya ada istri saya maka kekuatiran dengan sendirinya pergi.

Demikian juga dalam hidup ini saat Anda tidak mempercayai Tuhan mengendalikan segala sesuatu dalam hidup Anda itu sama saja dengan Anda membiarkan masalah-masalah Anda lepas kendali, dan  kekuatiran itu akan mencekik Anda. Anda bisa membuat hal-hal yang negatif itu menguasai Anda bila Anda terus memusatkan perhatian Anda diluar kekuatan Tuhan. Memilih untuk kuatir akan membuat Anda terjebak dalam penderitaan. Namun saat Anda percaya dengan sendirinya kekuatiran itu pergi, dan penderitaan ditaklukkan.



Percaya adalah satu hal dan kuatir adalah hal yang lain. Tidak mungkin kaki Anda berpijak di dua tempat secara bersama-sama, percaya dan kuatir. Jika kuatir maka Anda tidak dapat mempercayai Tuhan bekerja untuk membuat hal-hal yang buruk supaya berubah mendatangkan kebaikan. Sebaliknya jika percaya, maka Anda tidak mungkin untuk tetap mengkuatirkan segala sesuatu yang buruk. 



Nabi Yeremia berkata, “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!  Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.” (Yeremia 17:7,8).



Di saat pohon-pohon yang lain mengalami penderitaan karena panas terik sebaliknya orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh pengharapan kepada Tuhan digambarkan seperti Pohon yang tidak mengalami datangnya panas terik. Pohon-pohon yang lain daunya mengalami  kekeringan terancam mati dan tidak menghasilkan buah, tetapi pohon yang mendapat suplai air daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan tidak yang tidak berhenti menghasilkan buah.



Inilah hukum rohani dalam hal percaya! Kekuatiran tidak dapat memakan Anda. Ia akan segera pergi saat Anda sungguh-sungguh percaya untuk mengandalkan Tuhan. Tuhan segera memberikan energi kuasaNya supaya dapat membuat hal-hal yang Anda percayai nemar-benar terjadi dalam hidup Anda. Misalnya jika masalah Anda adalah tentang kesembuhan maka segala hukum-hukum bagaimana menjadi sembuh akan menyertai Anda, dan membuat hal-hal yang tidak mungkin secara medis itu terjadi secara nyata. Begitu juga dengan masalah yang lain. Seperti Saat Tuhan Yesus meredahkan badai dan gelombang di atas danau Tiberias, Yesus percaya bahwa kata-katanya berkuasa atas danau itu, saat Ia percaya, ia pun berkata-kata, dan segera hukum alam pun tunduk dalam perkataan Yesus, badai itu seketika itu juga pergi dan air pun menjadi tenang.



Zaman ini kita hidup ditengah dunia yang setiap hari memberitakan segala sesuatu yang seolah-olah berbicara dipikiran kita bahwa “kamu  harus mengkuatirkan” hal ini. Nampaknya media-media baik Koran maupun TV dan Internet tidak pernah menyadari bahwa berita-berita yang mereka tayangkan lebih banyak memberitahukan kabar buruk telah memberi kesempatan kekuatiran tumbuh dan mengambil tempat lebih banyak di hati masyarakat kita, sebagian besar kekuatiran itu menjadi seperti penyakit yang baru di masayarakat. Mulai dari berita-berita mengenai penyakit yang berbahaya, tentang kejahatan, degradasi moral, peperangan, kekacauan ekonomi dan politk sampai kebebasan beragama kebanyakan yang disuguhkan adalah berita-berita yang membuat kita kuatir. Contohnya, apa yang dulu dianggap aman-aman saja kini mulai dikuatirkan. Mungkin Anda tidak pernah membayangkan beberapa tahun belakangan ini masyarakat kita dihebohkan dengan kasus peodofil. Kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak begitu banyak terjadi dan mengejutkan kita. Di tempat di mana kita mempercayakan anak-anak kita untuk didik dengan baik “di sekolah” dan menerima perlakuan yang baik justru di tempat itulah anak-anak kita dilecehkan secara sadis oleh orang yang seharusnya melindungi mereka. Dengan kejadian-kejadian seperti itu membuat pikiran kita berubah, sekolah yang dulu kita percayai sekarang kita kuatirkan.



Selain itu mungkin ada banyak hal lain yang sedang mengkuatirkan kita. Tetapi  ingatlah bahwa Tuhan lebih besar dari segala apa yang kita kuatirkan itu semua. MengandalkanNya adalah sikap yang tepat dan Anda tidak akan pernah rugi. Bagi orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan kepadaNya, kekuatiran tidak lebih dari kumpulan debu, yang dapat dihisap habis dalam sekejap oleh Vacuum Cleaner. So, Andalkan Tuhan disetiap pergumulanmu.



Cara terbaik untuk  mengusir kekuatiran adalah, dengan mengandalkan Tuhan yang Maha Besar untuk mengatasi semua pergumulan Anda!



Grace to you, by : karter

Rabu, 07 Juni 2017

SPIRITGRACE : Firman Tuhan Dapat Dipercayai



Allah memberikan kepada orang percaya firmanNya. Dalam firmanNya ada janji-janjiNya. Setiap kali percaya kepada janji-janji Allah maka akan melihat fakta itu terjadi. Asalkan mendengar firmanNya dan percaya, apa yang dikuatirkan semua akan lewat, semua akan dimenangkan. Tuhan Yesus berkata,

“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”  (Yohanes 15:7).

Apa yang harus tinggal di dalam hati orang percaya supaya mendapat segala sesuatu yang ia butuhkan dan dia akan menerimannya? Jawabannya adalah “firmanKu” atau “firman Kristus” tinggal di dalam hati. Apakah firman Kristus itu? firman Kristus adalah karya Kristus di kayu salib! Itulah yang harus tetap tinggal di dalam hati Anda.

Kesukaran orang Kristen adalah tidak mempercayai firman. Banyak orang ke gereja namun tidak memiliki iman supaya Tuhan berbicara kepada mereka. Karena itu Iblis merampas beni firman itu, sehingga mereka tidak mempunyai perlindungan. Alkitab mengatakan dengan jelas bahwa  Yesus menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Termasuk hidup Anda ditopang oleh kekuatan firman.

Pada kenyataannya saat tidak mempercayai firman, atau menyangkali akan kuasa firman Tuhan maka Anda memenjarakan iman itu sendiri. Karena itu bila Anda mendengarkan firman, baik dalam persekutuan di rumah-rumah atau di gereja milikilah sikap iman bahwa Tuhan berbicara kepada Anda melalui firman Tuhan.

Semua kuasa perlindungan sudah diberikan di dalam roh Anda oleh Tuhan Yesus. Saat percaya kepada firman bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan Anda, firman Tuhan dapat dipercaya! Manefestasi perlindungan Tuhan akan terjadi dalam jiwa dan fisik Anda. Mempercayai firman sama dengan melindungi Anda dari cekikkan rasa kuatir. Mempercayai firman, melindungi Anda dari kebencian dan amarah. Mempercayai firman akan melindungi Anda dari segala-galanya. Saat Anda menolaknya di situ Anda akan berhadapan dengan si pendusta. Anda memberikan  kesempatan kepadanya untuk menipu Anda.

Suatu ketika adik ipar saya memberitahukan bahwa ibu dari sahabatnya sedang mengalami sakit pada tangan kanannya. Selain sakit, tangan kanannya sama sekali tidak bisa digerakkan. Mereka sudah berusaha untuk berobat ke dukun. Pada mulanya sembuh sampai berbulan-bulan. Tetapi setelah itu sakitnya datang lagi, tangannya tidak bisa digerakkan lagi.

Mereka berobat ke dukun lagi, namun sebulan kemudian penyakit itu kambuh lagi. Mereka cari dukun yang lain, sembuh sebentar setelah itu kambuh lagi. Sudah  banyak dukun yang mereka datangi. Pada akhirnya, semua dukun-dukun itu tidak bisa menyembuhkan penyakitnya dan sekarang ia sangat menderita. Ia depresi karena sakit itu. Kemudian kami mengadakan suatu janji untuk berdoa melalui telepon. Setelah dihubungkan saya langsung berbicara dengannya, ia menceritakan apa yang dia alami.

Singkat cerita, saya kemudian mengatakan “Tuhan Yesus mengasihi Ibu dan jika percaya Ia akan menyembuhkan sekarang juga. Sudah terbukti dukun tidak bisa menyembuhkan Ibu. hanya Yesus yang bisa menyembuhkan Ibu. Apakah Ibu percaya bahwa saat ini ketika berdoa penyakit Ibu disembuhkan?”
Ia menjawab “saya percaya pak!”.
Kemudian saya bertanya lagi,  “Ibu saya ulangi semua cara yang ibu tempuh tidak bisa membuat ibu sembuh, dan sekarang ibu sudah putus asa, tetapi kabar baiknya dalam Tuhan Yesus tidak ada yang mustahil, apakah ibu percaya jika kita berdoa di dalam nama Tuhan Yesus sekarang ini juga bukan besok atau minggu depan, namun sekarang ini juga ibu sembuh?”
“…. iya saya percaya pak”. Sahutnya lagi.
Mendengar itu saya mengulangi pertanyaan untuk ketiga kalinya, “apakah Ibu sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan Yesus adalah satu-satunya juruselamat ibu dan tidak ada yang lain, saat kita berdoa kepadaNya, Ia akan menyembuhkan ibu?”
Ia terdiam… tidak ada suara, sampai anaknya menyahut, “mama, kenapa diam, apakah mama percaya?”
Tanpa ragu lagi ia kemudian menjawab, “ya pak, saya percaya, hanya Tuhan Yesus yang bisa tolong saya.”
Baik, kalau begitu ikuti doa saya dengan iman. Kata saya,
“Tuhan Yesus, saya bersyukur Engkau telah mati di kayu salib untuk mengampuni dosa-dosa saya. Di kayu salib itu juga Engkau rela mati agar saya diselamatkan. Saya percaya Engkau adalah Tuhan dan juruselamat hidupku, Engkau adalah penyembuhku. Firmanmu berkata, oleh bilur-bliurmu saya sudah sembuh, sekarang saya perintahkan roh yang menyebabkan sakit penyakit di sebelah tangan kanan saya, yang membuat tangan saya tidak bergerak pergi saat ini juga. Di dalam nama Yesus Kristus saya sudah sembuh. Saya tidak sakit lagi.”

Selesai berdoa, Ibu itu berkata “pak sakitnya sudah berkurang dan tangan saya sudah mulai bisa digerakkan, namun belum bisa terangkat ke atas.”  Saya katakan,  “puji Tuhan Ibu sudah sembuh. Sekarang juga sambil berdiri gerakkan kedua tangan ibu, dan katakan dengan iman di dalam nama Tuhan Yesus saya sudah sembuh katakan berulang-ulang.”

Apa yang saya katakan ia lakukan. Tidak lama kemudian terdengar suaranya, ia tertawa kegirangan, “ia berkata pak, sakit saya sama sekali sudah hilang dan tangan saya sudah bisa digerakkan sepenuhnya dengan bebas.” 

Dan saya tegaskan lagi “Ibu serius, sakit sudah benar-benar hilang dan tangan ibu sudah bisa digerakkan dengan leluasa?”  dengan sukacita ia menjawab “Benar pak, saya sudah sembuh, terimakasih Tuhan Yesus!”.  Dan saya pun berkata dengan sukacita, “Haleluya, puji Tuhan!”. Dan sejk saat itu sakitnya benar-benar sembuh dan tidak pernah datang kembali lagi.

Jangan pernah ragukan Tuhan. Tuhan Yesus sangat dapat dipercayai. Jangan pernah lagi mencari kekuatan yang lain selain Yesus dengan alasan apapun tetapi percayalah kepada Tuhan dalam keadaan apapun pasti kemenangan terjadi.

Masalah orang Kristen saat ini adalah mereka mempercayai bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan namun setelah menyerahkan masalah mereka kepada Tuhan mereka ragu bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Penyebab dari persoalan ini adalahkarena tidak adanya ketersediaan Injil Kristus. Dengan mendengar Firman Tuhan, Injil Kristus maka Anda akan memiliki iman bahwa keajaiban dan mujizat Tuhan menjadi milik Anda.

Jadi ketidakpercayan terhadap firman Tuhan ini membuat kekuatiran dan kegagalan mencengkram hati Anda. Setiap kali Anda kegereja atau persekutuan mintalah dengan iman kepada Tuhan agar Tuhan berbicara kepada mereka melalui firman yang disampaikan oleh hamba Tuhan.

Orang-orang yang datang mendengarkan hamba Tuhan berbicara pada akhirnya akan memilih mana untuk dia dan mana yang bukan untuk dia. Bila firman Tuhan itu menyingung keadaannya maka ia akan berkata hamba Tuhan ini segaja  menyampaikan hal itu untuk menyingung saya. Akhirnya mereka hanya menjadi penonton melihat berbagai mujizat dan keajaiban yang Tuhan lakukan bagi saudara-saudaranya seiman namun mereka sendiri tidak mengalaminya.

Sesungguhnya saat firman Tuhan berbicara kepada Anda dan menerima dengan iman maka Anda akan berbahagia, kuasanya akan menjadi nyata. 

Grace to you, By: Karter

Senin, 05 Juni 2017

SPIRIT GRACE : Kasih Karunia Melenyapkan Kesombongan


Salah satu keinginan daging yang selalu menjerat orang percaya adalah sifat sombong. Kesombongan membuat nafsu dan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan Tuhan akibatnya kejahatan yang muncul dan memedamkan kasih. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, "sombong" adalah menghargai diri sendiri secara berlebih-lebihan, padanan katanya adalah "congkak" dan “angkuh”. Dalam alkitab Perjanjian Lama salah satu kata ‘sombong” menggunakan  kata RÛM yang artinya “sombong, tinggi hati, keagkuhan”. Dalam Perjanjian baru menggunakan kata “huperêphanos”, yakni gabungan dari kata preposisi “huper/hyper” artinya “di atas”, “melampaui” dan kata kerja “phaino” artinya “muncul”, “menampakkan diri” merunjuk kepada seseorang yang meanggap dirinya terlalu tinggi ketimbang orang lain dan menganggap kecil orang lain.

Beberapa prinsip kebenaran di bawah ini akan dapat membantu kita untuk mengatasi sifat kesombongan.

FOKUS HIDUP KITA ADALAH TUHAN

Hidup dalam kasih karunia akan menghancurkan segala keangkuhan dan kesombongan manusia. Sebab fokusnya adalah Yesus Kristus sehingga tidak ada kesempatan untuk keinginan daging bermegah. Alkitab berkata, ...supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan (1 Korintus 1:29-31).

            Kasih karunia selalu mengajarkan orang percaya untuk fokus kepada Tuhan Yesus, bermegah dalam Kristus. Bukan karena “aku” tetapi karena “Kristus”. Allah menentang orang yang congkak. Dalam kasih karunia Tuhan kesombongan dihancurkan. Jangan pernah fokus kepda diri sendiri berdiri atau percaya kepada diri sendiri, kita pasti jatuh. Sebab saat berhasil yang kita megahkan adalah diri sendiri bukan Tuhan. Kita harus percaya kepada Roh Tuhan yang ada di dalam diri kita bukan percaya kepada diri sendiri.

Hari-hari ini banyak orang Kristen berjalan tanpa kasih karunia. Berbicara tentang fokus kepada Tuhan Yesus dan kehendakNya, namun prakteknya banyak orang lebih fokus kepada dirinya sendiri dan ambisina. Banyak orang berbicara tentang semua yang dimilik karena kasih karunia Allah namun ternyata tidak bisa berbagi dan membantu sesama. Percaya baha kita dibenarkan dan diselamatkan hanya karena anugerah Tuhan tetapi berpikir harus berjuang untuk dapat dibenarkan dihadapan Tuhan. Ada lagi berbicara tentang “Keluarga Allah” namun sesungguhnya menjalankan praktek  mementingkan diri sendiri. Ada juga berbicara tentang “melayani dalam roh” namun ternyata “masih dalam daging”, iri hati dan saling menyingkirkan, yang ditegakkan adalah hukum dunia bukan Injil kasih karunia dan kebenaran firman Tuhan. Jika diri sendiri dan kesenangannya menjadi fokus maka kita akan menyingkirkan sesama demi mencapai nafsu dan keinginan kita. Sebaliknya jika fokus kepada Kristus di atas segalanya maka kita akan merangkul sesama kita untuk mencapai tujuan dan kehendak Tuhan.

Untuk hal ini saya sudah mengecap pengalaman berulang kali, bagaimana saya dan istri saya disingkirkan. Hanya dengan mata yang tertuju kepada Tuhan kami dapat mengampuni dan memahaminy. Sebab kami tahu apapun yang dilakukan kami lakukan kepada Tuhan. Saat orang-orang yang kita layani disekeliling kita berubah kita tidak akan menjadi kecewa sebab kita melakukan pelayanan itu untuk Tuhan bukan manusia, dan apa yang kita tabur di dalam Roh (untuk Tuhan) maka kita telah menerima berkatnya. Ketika manusia tidak fokus kepada tujuan Tuhan maka dia akan fokus kepada ambisinya dan yang terjadi adalah menyingkirkan sesama. Fokus kepada Tuhan dan kesanggupannya akan menjadi hidup kita lebih indah dan jauh lebih berbahagia dan kita akan merangkul sesama.

KESANGGUPAN KITA HANYA DARI TUHAN

Suatu Ketika Israel berperang dengan orang Midian berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu dari pada yang Kukehendaki untuk menyerahkan orang Midian ke dalam tangan mereka, jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku, sambil berkata: Tanganku sendirilah yang menyelamatkan aku – Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu; tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya boleh pergi, masing-masing ke tempat kediamannya, (Hakim-hakim 7:2,7).

Perhatikan ayat di atas hanya dengan 300 orang Tuhan mengalahkan puluhan ribu orang Median. Tujuannya agar Israel jangan memegah-megahkan diri dan berkata, “Tanganku sendirilkah yang menyelamatkan aku.” Jelas dari semula Allah menentang kesombongan.  Allah menginginkan kita bermegah di dalam Yesus. Kemenangan atas dosa, kelemahan dan segala keburukkan itu karena Tuhan. Begitu juga dengan kesuksesan dalam pekerjaan, usaha dan pelayanan itu semua karena anugerah Tuhan.

Roh Kudus yang adalah Roh penolong sudah mendiami kita. Di dalam diri kita ada kekuatan untuk menanggalkan kecongkakan dan kesanggupan hidup dalam kerendahan hati. Kita harus percaya kepada firman Tuhan. Kelahiran baru yang kita alami di dalam Roh Kudus, telah melenyapkan manusia lama kita (kesanggupan diri sendiri) diganti dengan  manusia baru (kesanggupan Kristus) seluruh sumber-sumber kekuatan keangkuhan dan keegoisan sudah ditaklukkan di dalam Yesus Kristus dan kita pun dimampukkan di dalam Kristus melahirkan buah-buah Roh Kudus.

Mungkin kita bertanya, tetapi Tuhan juga pakai manusia untuk melakukan pekerjaanNya? Memang benar Tuhan memakai manusia tetapi apakah karena Tuhan memakai manusia lalu kemudian ia mendapat kredit untuk memegahkan dirinya? Meskipun Tuhan memakai kita (manusia) untuk melayani Dia. Lalu kemudian apa yang dipercayakan kepada kita itu berhasil, Ingatlah keberhasilan tersebut bukanlah menjadi alasan untuk kita mengambil kredit supaya dapat membanggakan diri dengan mengatakan “Saya hebat, karena sayalah maka semua ini bisa terjadi”. Tetapi sebaliknya tetap yang kita banggakan adalah Tuhan. Sebab tanpa kita pun pekerjaan itu Tuhan bisa lakukan.

Ingat apa yang Mordekhai sampaikan kepada Ester?  Saat itu di seluruh kerajaan Media dan Persia dikeluarkan surat titah yang ditulis atas nama raja Ahasyweros dan dimeterai dengan cincin raja untuk membinasakan seluruh kaum Yahudi. Melalui Hatah, pelayan Ester, Mordhekai menyampaikan kepada Ester “Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu." (Ester 4:14). Mordhekai memandang bahwa memang Tuhanlah yang telah menempatkan Ester menjadi ratu sehingga ketika datang masa ancaman ini Tuhan dapat memakai dia untuk menyelamatkan orang Yahudi. Jadi Ester adalah harapan untuk orang Yahudi tetap selamat dari kebinasaan. Tetapi seandainya Ester tidak mau melakukan tugas itu, tetap saja Tuhan akan membangkitkan pertolongan dan kelepasan dari pihak yang lain. Demikian juga Ester mau di pakai untuk tugas penyelamatan, itu juga karena kasih karunia Tuhan.

Luar biasa Ester memahami apa yang di sampaikan Mordhekai kepadanya. Ester kemudian dimampukan Tuhan mengambil puasa tiga hari tiga malam tidak makan dan minum dan meminta tolong supaya semua orang Yahudi yang ada di kota Susan mendukung dia melakukan hal yang sama. Dan ia melakukan apa yang harus ia lakukan, hasilnya semua orang Yahudi di kerajaan Media dan Persia terselamatkan. Dan meskipun Ester dan Mordhekai merendahkan diri dengan semua keberhasilan yang mereka capai namun Tuhan tetap mengangkat mereka.

Semua kesuksesan yang kita capai dan dengan segala yang kita miliki itu karena kesanggupan Tuhan. Seandainya Tuhan dapat memakai kita untuk melayaniNya dengan segala talenta yang kita miliki, itu juga karena anugerah Tuhan. Tidak ada kredit kita di dalamnya, karena pekerjaan itu adalah pekerjaan kesanggupan Roh Tuhan yang bekerja di dalam hidup kita. Karena tanpa kita mau melakukannya, Tuhan bisa membangkitkan orang yang percaya lainnya untuk melaksanakan tujuanNya.

Apabila Kesadaran kebenaran karena kasih karunia Tuhan kita miliki dan menjadi prinsip  hidup kita maka kita tidak akan menjadi sombong ketika berhasil dan tetap rendah hati mengakui Tuhan di atas segalanya. Saat dipercayakan kekayaan kita tidak akan menjadi egois sebaliknya dengan kesadaran penuh kita mengakui Tuhan melalui kekayaan itu dengan berbagi kepada sesama dan memberkati pekerjaan Tuhan. Kita akan menjadi orang-orang yang tidak tersingung ataupun menjadi cemas bila direndahkan. Sebab kita percaya Tuhan akan selalu membela dan mengangkat orang yang percaya padanya. Begitu juga ketika kita dapat hidup di dalam kesalehan, Iblis tidak bisa mempengaruhi dan merubah kita menjadi orang Farisi yang congkak sehingga memainkan panah-panah menghakimi sesama melainkan melihat sesama dengan cara Tuhan melihat. Kita akan tetap dibuat rendah hati karena kesadaran akan kesanggupan Kristus yang telah bekerja di dalam kita untuk memampukan Anda.

Tuhan telah memberikan kasih karunia kepada kita. Kasih karunia itu memiliki kuasa untuk menyalibkan segala kesanggupan diri sendiri diganti dengan kesanggupan Kristus Semua aspek kehidupan kita; yakni kesanggupan untuk berbuat baik, benar, saleh, dan meraih segala berkat kehidupan adalah tentang Yesus Kristus yang hidup di dalam kita. Sebab kita adalah ciptaan baru di dalam Yesus Kristus, jadi hidup kita adalah tentang kasih karunia Allah yang menghidupi kita. Kasih karunia membuat orang percaya rendah hati dan hanya Kristus yang dibanggakan, karena ia menyadari semua yang dimiliki dan dicapai adalah anugerah.


“Kasih karunia selalu mengajarkan orang untuk bermegah dalam Kristus. Bukan karena ‘aku’ tetapi karena ‘Kristus’, sebab fokusnya adalah Yesus sehingga tidak ada  kesempatan keinginan daging untuk bermegah.”

Grace to you, by : karter




SPIRIT GRACE

Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda

 *Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda* Yohanes 17:22 (TB)  Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepa...