“Sebab
di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa,
menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Efesus 1:7).
Sebagai
orang percaya kita harus mempunyai pemahaman yang benar tentang penebusan yang
dikerjakan oleh Tuhan Yesus. Dengan mengetahui kebenaran ini maka kita akan
mampu hidup di dalam kebenaran Kristus dan mempertanggungjawabkan iman kita
kepada sesama.
ARTI
KATA PENEBUSAN
“Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Efesus 1:7). Kata
“tebusan” disini dalam bahasa Yunani disebut “apolutrosis” berasal dari akar kata “lutron” (uang tebusan), yang berarti
pembebasan dari sesuatu yang jahat dengan pembayaran suatu harga (contoh mereka
yang diperbudak karena kalah perang). Demikianlah tawanan-tawanan perang pada
masa lalu dapat dibebaskan berdasarkan pembayaran harga yang disebut uang
tebusan (Lutron). Itu dilakukan dalam upacara pembelian resmi oleh suatu dewa,
maka untuk kebebasannya si budak harus membayar harga ke dalam perbendaharaan
kuil. Kemudian ia harus menjalani upacara resmi yang sakral, yang menyatakan
bahwa ia telah dijual kepada dewa itu ‘untuk kebebasan’. Secara teknis ia tetap
budak ilah itu, dan karena itu beberapa kewajiban agamawi dapat dikenakan
atasnya. Sejak itu ia merdeka tidak lagi menjadi budak manusia.
Penebusan
melalui Salib Kristus dilihat dengan latar belakang ini. Semua manusia termasuk
Anda dan saya sudah terkutuk karena dosa.
Pendosa pasti mati. Alkitab berkata diri kita yang berdosa “bersifat
daging, terjual di bawah kuasa dosa.”
Manusia sudah terjual di bawah kuasa dosa, dosa adalah tuan yang kejam
dan manusia adalah budaknya. Diperbudak oleh dosa berarti berujung kematian yang mengerikan.
Dengan
berusaha untuk hidup benar, berbuat kebaikan, hidup dalam kesalehan itu tidak
akan pernah cukup untuk membayar harga tebusan hidup kita. Kita tidak bisa
menebus diri sendiri. Segala kebaikan dan kesalehan Anda tidak akan pernah
cukup untuk melayakkan diri sendiri di hadapan Allah. Karena telah berdosa,
telah kehilangan kemuliaan Allah maka kebaikan dan kebenaran dan kesalehan
ibarat uang kotor yang tidak akan pernah bisa menjadi uang yang layak atau uang tebusan (lutron).
Darah
Kristus adalah harga yang lebih dari cukup, uang yang sangat layak menjadi uang
tebusan yang harus dibayarkan untuk
membebaskan budak-budak, untuk memerdekakan si terhukum yakni semua manusia
termasuk Anda dan saya. Darah Yesus adalah darah korban yang sempurna yang
layak dipersembahkan sesuai dengan tuntutn hukum Taurat. Bahwa Yesus datang
untuk mengantikan posisi kita yang terhukum dengan diriNya sendiri supaya kita
bebas dari hukuman. Kristus menjadi “seperti terkutuk” untuk bebaskan kita dari
kutuk dan maut. Harusnya kita yang disalibkan tetapi Yesus mengantikannya. Dosa
kita diambil oleh Yesus dan kebenaran Yesus menjadi milik kita. Kekudusan Yesus
diberikan kepada kita supaya kita memiliki hubungan yang layak dengan Bapa
Sorgawi! Di salib itu Yesus menganti kutuk kehidupan yang harus menimpa kita
dengan berkat kehidupan. Haleluya!
YESUS
LEBIH DARI CUKUP BAGI KEPERLUAN ANDA
Yesus
lebih dari cukup, lebih dari pantas, lebih dari uang tebusan untuk keselamatan
kita. Dan bukan hanya untuk keselamatan
kita dari dosa saja, tetapi untuk seluruh keperluan kita di bumi ini, Yesus
lebih dari cukup untuk membayarnya. Karena itu saat kita punya masalah dengan
keuangan dan perlu membayar segala hutang-hutang itu segera perkatakan iman
kita kepada Yesus Kristus, katakan “Tuhan aku percaya darah Yesus Kristus lebih
dari sekedar “Uang tebusanku” atas pembayaran hutang-hutangku. Di dalam nama
Tuhan Yesus, di dalam kuasa darah Yesus Kristus aku percaya hutang-hutangku
telah lunas.”
Mungkin
karena hutang kita telah dibuat menderita oleh ketakutan dan kekuatiran. Karena
memikirkan hutang otomatis setiap bangun pagi kita menjadi kuatir. Demikian pun
saat bekerja dan istirahat tidur jiwa kita tidak bisa menjadi tenang karena hutang-hutang
itu. Dengar baik kita memiliki Yesus untuk menyingkirkan segala hal-hal yang
telah mencemaskan jiwa ini dan membuat menderita.
Setiap
hari saat bangun tidur, saat bekerja, saat hendak tidur malam katakan dengan
iman “Tuhan aku percaya darah Yesus Kristus lebih dari sekedar “uang tebusanku”
atas pembayaran hutang-hutangku, di dalam nama Tuhan Yesus, di dalam kuasa
darah Yesus Kristus aku percaya hutang-hutangku telah lunas”.
Katakan
sampai pikiran kita terpengaruhi dengan kebenaran bahwa Kristus sudah
menyelesaikan hutang kita. Katakan dengan iman berulang-ulang sampai segala
kekuatiran yang mencengkram perasaan Anda sirna. Katakan dengan iman
berulang-ulang sampai kegelisahan yang menekan jiwa kita dihancurkan. Jika
percaya dan sunguh-sungguh memperkatakan doa itu dengan iman kepada Kristus
maka dapat mengalahkan ketakutan dan kecemasan yang telah mencengkram jiwa kita
dan lihatlah pintu-pintu berkat terbuka untuk pelunasan hutang-hutang kita.
Demikian
juga saat kita sakit, katakan “Tuhan aku percaya darah Tuhan Yesus lebih dari
sekedar “uang tebusanku” atas pembayaran kesembuhan penyakitku. Oleh kuasa
darah Yesus Kristus aku telah sembuh.” Apapun penyakit kita, Tuhan telah
membayar dengan darahNya. Kita pasti
sembuh saat percaya Tuhan sudah membayarnya.
Jika
Kita memang benar-benar sakit berhenti sejenak dari aktifitas Anda dan praktekkan
kebenaran ini atas penyakit tersebut.
Katakan berulang-ulang dengan iman sampai kekuatiran, ketakutan dan
kegelisahan yang menguasai alam bawah sadar kita dihancurkan. Percayalah sebesar apapun penyakit itu pasti
sembuh. Masalah apapun prinsipnya tetap
sama, percayalah dan perkatakanlah dengan iman kita di dalam nama Yesus Kristus
maka kuasa perkataan iman itu dahsyat dan ajaib. Ketakutan segera pergi,
penyakit segera pergi dan kita akan benar-benar menikmati kemenangan.
Dengan
kata-kata pedas, hati bisa tersakiti. Dengan kata-kata positif, seseorang dapat
terhibur. Dengan kata-kata motivasi, semangat yang redup dapat menyala kembali.
Apa lagi jika kita dapat berkata-kata dengan iman, Yesus berkata “tidak ada
yang mustahil bagi orang yang percaya!”.
Jadi perhatikanlah dan petiklah manfaat yang luar biasa dari kata-kata
iman itu.
KESAKSIAN YANG INDAH
Contohnya,
ada seseorang wanita, ia seorang karyawan disalah satu perusahaan Electronik.
Ia mempunyai keluhan dibagian lehernya. Setelah diperiksa oleh dokter ia sangat
kaget rupanya dibagian dalam lehernya ada semacam tumor. Dan tumor ini terus
berkembang. Dokter mengatakan ini termasuk kategori tumor ganas karena itu
harus segera dioprasi. Setelah keluarganya setuju untuk dioperasi mereka pun
menentukan tanggalnya.
Ketika
saya dengan istri mengadakan persekutuan ditempat ia tinggal. Dengan sedih ia
menceritakan masalahnya, sepertinya persekutuan itu suasananya berubah, spirit
kesedihan begitu kuat menjalar disetiap orang yang hadir. Teman-temannya juga
turut dalam kesedihan turut membantu menceritakan apa yang ia alami. Tetapi
saya tidak mau turut dalam kesedihan itu. Dalam iman saya katakan Alkitab
berkata tidak ada yang mustahil bagi Allah dan bagi orang yang percaya. Saat kita
percaya Allah adalah kesembuhan kita maka mujizat pasti terjadi, “Amin”,
serentak mereka berkata, “Amin!”
Saya
lantas melihat kepadanya dan berkata, apakah Anda percaya saat kita berdoa
bersama bahwa Yesus adalah kesembuhan atas segala penyakit, pasti akan
menyembuhkan penyakit Anda? Saya yakin kepada Tuhan, jika sungguh-sungguh percaya maka sebelum Anda dioperasi dokter
akan memeriksa kembali sakit Anda, dan ia akan heran dan berkata “ini mujizat! Anda sudah sembuh, dan
tidak perlu dioperasi!” Apakah Anda sungguh-sungguh percaya Yesus adalah kesembuhan Anda? matanya mulai
bersinar dari kesedihan nampak sukacita, “ya! saya percaya pak!”
Saya
pun berdoa demikian, Tuhan Yesus biarlah tanganMu yang ajaib, yang penuh kuasa
yang telah melenyapkan segala penyakit dan kelemahan manusia menjamah bagian
tubuh yang sakit pada saudariku ini, di dalam kuasa darah Yesus Kristus kami
perintahkan penyakit ini tinggalkan tubuh ini. Engkau berfirman oleh
bilur-bilurMu saudariku sudah sembuh, sudah sehat dan tidak sakit lagi. Saat
Dokter memeriksanya kembali dokter itu akan mengatakan tumor ganasnya sudah
hilang. Terimakasih Tuhan Yesus kami terima kesembuhan dari Tuhan Yesus atas
penyakit saudari kami ini. AMIN!”
Saudaraku
beberapa lama kemudian saya menerima pesan SMS darinya dan dari teman-temannya
bahwa wanita itu tidak jadi dioperasi. Mereka bersaksi dokter telah mengatakan,
“Ini mujizat, tumor ganas Anda sudah hilang, Anda sudah sembuh tidak perlu dioperasi”.
Haleluya puji Tuhan.
Saudaraku,
apa yang Anda tunggu? Praktekan sekarang juga iman Anda atas segala pergumulan
pasti mujizat terjadi! Saya menantikan Anda untuk mengirimkan email (alamat email
saya ada dalam blog ini) tentang kesaksian kesembuhan Anda ataupun tentang
masalah keuangan Anda yang terselesaikan. Serta masalah-masalah lain di mana
Anda memperoleh keajaiban. Tujuannya supaya kesaksian itu dapat menjadi berkat
bagi banyak orang.
Mari
kita kembali kepada pokok pembicaran kita. Firman Tuhan berkata, “Karena kita
tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita
hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” Di dalam tubuhNya Yesus, manusia lama kita,
kehidupan daging kita dimatikan sehingga ia tidak berkuasa lagi.
IDENTITAS
YANG BARU
Oswald
Chambers mengatakan bahwa kita mengadakan sebuah “pemakaman putih” bagi manusia
lama kita dan merayakannya bahwa ia telah dikubur selamanya. Ibarat kita
menuliskan nama kita di atas sebuah batu nisan itu demikianlah manusia lama kita
sudah tidak ada di sana. Orang berdosa yang mencintai dosa telah mati dan
lenyap.
Orang
percaya tetaplah manusia yang mendiami tubuh yang berdosa namun ia harus
melihat dengan iman bahwa manusia lamanya telah dikuburkan bersama dengan
kematian Kristus. Karena ia telah ditebus di dalam Yesus, dosa yang mendiami
tubuhnya, keinginan daging yang menggerakkan motivasi tubuhnya sudah disalibkan
atau dimatikan dalam tubuhnya Kristus sehingga dosa tidak berkuasa lagi.
Sifat-sifat dosa tidak diubah oleh Yesus tetapi sifat itu dimatikan dan
digantikan dengan sifat Kristus.
Karakter
Kristus menjadi milik kita. Karakter itu bukan lagi berada di luar tetapi sudah
mendiami kita! Itu bukan karakter yang harus diusahakan untuk didapatkan namun
justru sebaliknya kita sudah mendapatkannya karena kasih karunia Yesus Kristus.
Yang harus kita lakukan adalah menghidupi dan mengerjakan apa yang sudah diberikan
kepada kita. Dahulu hidup digerakkan oleh keinginan daging sekarang setelah ditebus dipenuhi oleh Roh
Kudus untuk menghasilkan buah-buah Roh.
Di
dalam Kristus kita berubah dari manusia berdosa menjadi orang yang dibenarkan.
Dari memiliki dan dikuasai oleh daging sekarang diganti dengan sifat yang baik
dari Kristus, memiliki buah-buah roh kudus di dalam Kristus. Sekarang kita harus berkata bahwa “saya
adalah orang benarnya Allah di dalam Yesus Kristus.” Itulah identitas kita yang
baru.
Dr.
LaDonna Osborn mengatakan, “sebagai anak-anak Allah, kita telah dipulihkan
kepada status asali kita yang diciptakan Allah sebagai keturunanNya yang
rajani. IdentitasNya (Kristus) menjadi identitas kita. Kita mendapat bagian
dari warisan – Kita tidak lagi hidup dibawah hukuman dan rasa bersalah. Kita
ditebus. Martabat atau kemuliaan kita dipulihkan.”
Identitas
orang percaya adalah benar-benar baru di dalam Yesus. Jadi kita jangan lagi
memberi perhatian kepada hidup yang
lama, yang lemah, yang berdosa, yang penuh kecemaran itu bukan fokus kita.
Namun berpikirlah dalam pikiran yang baru, sadarlah bahwa kita adalah orang
benar, orang yang kudus dan bermartabat, orang yang diberi kemenangan di dalam
Kristus. Saat kita berpikir benar maka akan menghasilkan tindakan yang benar.
Grace to you, by : karter

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.