Minggu, 04 Juni 2017

SPIRIT GRACE : Penebusan Yang Sempurna


“Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Efesus 1:7).


Sebagai orang percaya kita harus mempunyai pemahaman yang benar tentang penebusan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus. Dengan mengetahui kebenaran ini maka kita akan mampu hidup di dalam kebenaran Kristus dan mempertanggungjawabkan iman kita kepada sesama.

ARTI KATA PENEBUSAN

“Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Efesus 1:7). Kata “tebusan” disini dalam bahasa Yunani disebut “apolutrosis”  berasal dari akar kata  “lutron” (uang tebusan), yang berarti pembebasan dari sesuatu yang jahat dengan pembayaran suatu harga (contoh mereka yang diperbudak karena kalah perang). Demikianlah tawanan-tawanan perang pada masa lalu dapat dibebaskan berdasarkan pembayaran harga yang disebut uang tebusan (Lutron). Itu dilakukan dalam upacara pembelian resmi oleh suatu dewa, maka untuk kebebasannya si budak harus membayar harga ke dalam perbendaharaan kuil. Kemudian ia harus menjalani upacara resmi yang sakral, yang menyatakan bahwa ia telah dijual kepada dewa itu ‘untuk kebebasan’. Secara teknis ia tetap budak ilah itu, dan karena itu beberapa kewajiban agamawi dapat dikenakan atasnya. Sejak itu ia merdeka tidak lagi menjadi budak manusia.

Penebusan melalui Salib Kristus dilihat dengan latar belakang ini. Semua manusia termasuk Anda dan saya sudah terkutuk karena dosa.  Pendosa pasti mati. Alkitab berkata diri kita yang berdosa “bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.”  Manusia sudah terjual di bawah kuasa dosa, dosa adalah tuan yang kejam dan manusia adalah budaknya. Diperbudak oleh dosa berarti  berujung kematian yang mengerikan.

Dengan berusaha untuk hidup benar, berbuat kebaikan, hidup dalam kesalehan itu tidak akan pernah cukup untuk membayar harga tebusan hidup kita. Kita tidak bisa menebus diri sendiri. Segala kebaikan dan kesalehan Anda tidak akan pernah cukup untuk melayakkan diri sendiri di hadapan Allah. Karena telah berdosa, telah kehilangan kemuliaan Allah maka kebaikan dan kebenaran dan kesalehan ibarat uang kotor yang tidak akan pernah bisa menjadi  uang yang layak atau uang tebusan (lutron).

Darah Kristus adalah harga yang lebih dari cukup, uang yang sangat layak menjadi uang tebusan yang harus dibayarkan  untuk membebaskan budak-budak, untuk memerdekakan si terhukum yakni semua manusia termasuk Anda dan saya. Darah Yesus adalah darah korban yang sempurna yang layak dipersembahkan sesuai dengan tuntutn hukum Taurat. Bahwa Yesus datang untuk mengantikan posisi kita yang terhukum dengan diriNya sendiri supaya kita bebas dari hukuman. Kristus menjadi “seperti terkutuk” untuk bebaskan kita dari kutuk dan maut. Harusnya kita yang disalibkan tetapi Yesus mengantikannya. Dosa kita diambil oleh Yesus dan kebenaran Yesus menjadi milik kita. Kekudusan Yesus diberikan kepada kita supaya kita memiliki hubungan yang layak dengan Bapa Sorgawi! Di salib itu Yesus menganti kutuk kehidupan yang harus menimpa kita dengan berkat kehidupan. Haleluya!

YESUS LEBIH DARI CUKUP BAGI KEPERLUAN ANDA

Yesus lebih dari cukup, lebih dari pantas, lebih dari uang tebusan untuk keselamatan kita. Dan bukan hanya untuk  keselamatan kita dari dosa saja, tetapi untuk seluruh keperluan kita di bumi ini, Yesus lebih dari cukup untuk membayarnya. Karena itu saat kita punya masalah dengan keuangan dan perlu membayar segala hutang-hutang itu segera perkatakan iman kita kepada Yesus Kristus, katakan “Tuhan aku percaya darah Yesus Kristus lebih dari sekedar “Uang tebusanku” atas pembayaran hutang-hutangku. Di dalam nama Tuhan Yesus, di dalam kuasa darah Yesus Kristus aku percaya hutang-hutangku telah lunas.”

Mungkin karena hutang kita telah dibuat menderita oleh ketakutan dan kekuatiran. Karena memikirkan hutang otomatis setiap bangun pagi kita menjadi kuatir. Demikian pun saat bekerja dan istirahat tidur jiwa kita tidak bisa menjadi tenang karena hutang-hutang itu. Dengar baik kita memiliki Yesus untuk menyingkirkan segala hal-hal yang telah mencemaskan jiwa ini dan membuat menderita.

Setiap hari saat bangun tidur, saat bekerja, saat hendak tidur malam katakan dengan iman “Tuhan aku percaya darah Yesus Kristus lebih dari sekedar “uang tebusanku” atas pembayaran hutang-hutangku, di dalam nama Tuhan Yesus, di dalam kuasa darah Yesus Kristus aku percaya hutang-hutangku telah lunas”.

Katakan sampai pikiran kita terpengaruhi dengan kebenaran bahwa Kristus sudah menyelesaikan hutang kita. Katakan dengan iman berulang-ulang sampai segala kekuatiran yang mencengkram perasaan Anda sirna. Katakan dengan iman berulang-ulang sampai kegelisahan yang menekan jiwa kita dihancurkan. Jika percaya dan sunguh-sungguh memperkatakan doa itu dengan iman kepada Kristus maka dapat mengalahkan ketakutan dan kecemasan yang telah mencengkram jiwa kita dan lihatlah pintu-pintu berkat terbuka untuk pelunasan hutang-hutang kita.

Demikian juga saat kita sakit, katakan “Tuhan aku percaya darah Tuhan Yesus lebih dari sekedar “uang tebusanku” atas pembayaran kesembuhan penyakitku. Oleh kuasa darah Yesus Kristus aku telah sembuh.” Apapun penyakit kita, Tuhan telah membayar dengan darahNya.  Kita pasti sembuh saat percaya Tuhan sudah membayarnya.

Jika Kita memang benar-benar sakit berhenti sejenak dari aktifitas Anda dan praktekkan kebenaran ini atas penyakit tersebut.  Katakan berulang-ulang dengan iman sampai kekuatiran, ketakutan dan kegelisahan yang menguasai alam bawah sadar kita dihancurkan.  Percayalah sebesar apapun penyakit itu pasti sembuh.  Masalah apapun prinsipnya tetap sama, percayalah dan perkatakanlah dengan iman kita di dalam nama Yesus Kristus maka kuasa perkataan iman itu dahsyat dan ajaib. Ketakutan segera pergi, penyakit segera pergi dan kita akan benar-benar menikmati kemenangan.

Dengan kata-kata pedas, hati bisa tersakiti. Dengan kata-kata positif, seseorang dapat terhibur. Dengan kata-kata motivasi, semangat yang redup dapat menyala kembali. Apa lagi jika kita dapat berkata-kata dengan iman, Yesus berkata “tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!”.  Jadi perhatikanlah dan petiklah manfaat yang luar biasa dari kata-kata iman itu.

KESAKSIAN YANG INDAH

Contohnya, ada seseorang wanita, ia seorang karyawan disalah satu perusahaan Electronik. Ia mempunyai keluhan dibagian lehernya. Setelah diperiksa oleh dokter ia sangat kaget rupanya dibagian dalam lehernya ada semacam tumor. Dan tumor ini terus berkembang. Dokter mengatakan ini termasuk kategori tumor ganas karena itu harus segera dioprasi. Setelah keluarganya setuju untuk dioperasi mereka pun menentukan tanggalnya.

Ketika saya dengan istri mengadakan persekutuan ditempat ia tinggal. Dengan sedih ia menceritakan masalahnya, sepertinya persekutuan itu suasananya berubah, spirit kesedihan begitu kuat menjalar disetiap orang yang hadir. Teman-temannya juga turut dalam kesedihan turut membantu menceritakan apa yang ia alami. Tetapi saya tidak mau turut dalam kesedihan itu. Dalam iman saya katakan Alkitab berkata tidak ada yang mustahil bagi Allah dan bagi orang yang percaya. Saat kita percaya Allah adalah kesembuhan kita maka mujizat pasti terjadi, “Amin”, serentak mereka berkata, “Amin!”

Saya lantas melihat kepadanya dan berkata, apakah Anda percaya saat kita berdoa bersama bahwa Yesus adalah kesembuhan atas segala penyakit, pasti akan menyembuhkan penyakit Anda? Saya yakin kepada Tuhan, jika sungguh-sungguh  percaya maka sebelum Anda dioperasi dokter akan memeriksa kembali sakit Anda, dan ia akan heran dan  berkata “ini mujizat! Anda sudah sembuh, dan tidak perlu dioperasi!” Apakah Anda sungguh-sungguh percaya Yesus  adalah kesembuhan Anda? matanya mulai bersinar dari kesedihan nampak sukacita, “ya! saya percaya pak!”

Saya pun berdoa demikian, Tuhan Yesus biarlah tanganMu yang ajaib, yang penuh kuasa yang telah melenyapkan segala penyakit dan kelemahan manusia menjamah bagian tubuh yang sakit pada saudariku ini, di dalam kuasa darah Yesus Kristus kami perintahkan penyakit ini tinggalkan tubuh ini. Engkau berfirman oleh bilur-bilurMu saudariku sudah sembuh, sudah sehat dan tidak sakit lagi. Saat Dokter memeriksanya kembali dokter itu akan mengatakan tumor ganasnya sudah hilang. Terimakasih Tuhan Yesus kami terima kesembuhan dari Tuhan Yesus atas penyakit saudari kami ini. AMIN!”

Saudaraku beberapa lama kemudian saya menerima pesan SMS darinya dan dari teman-temannya bahwa wanita itu tidak jadi dioperasi. Mereka bersaksi dokter telah mengatakan, “Ini mujizat, tumor ganas Anda sudah hilang, Anda sudah sembuh tidak perlu dioperasi”. Haleluya puji Tuhan.

Saudaraku, apa yang Anda tunggu? Praktekan sekarang juga iman Anda atas segala pergumulan pasti mujizat terjadi! Saya menantikan Anda untuk mengirimkan email (alamat email saya ada dalam blog ini) tentang kesaksian kesembuhan Anda ataupun tentang masalah keuangan Anda yang terselesaikan. Serta masalah-masalah lain di mana Anda memperoleh keajaiban. Tujuannya supaya kesaksian itu dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Mari kita kembali kepada pokok pembicaran kita. Firman Tuhan berkata, “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.”  Di dalam tubuhNya Yesus, manusia lama kita, kehidupan daging kita dimatikan sehingga ia tidak berkuasa lagi.

IDENTITAS YANG BARU

Oswald Chambers mengatakan bahwa kita mengadakan sebuah “pemakaman putih” bagi manusia lama kita dan merayakannya bahwa ia telah dikubur selamanya. Ibarat kita menuliskan nama kita di atas sebuah batu nisan itu demikianlah manusia lama kita sudah tidak ada di sana. Orang berdosa yang mencintai dosa telah mati dan lenyap.

Orang percaya tetaplah manusia yang mendiami tubuh yang berdosa namun ia harus melihat dengan iman bahwa manusia lamanya telah dikuburkan bersama dengan kematian Kristus. Karena ia telah ditebus di dalam Yesus, dosa yang mendiami tubuhnya, keinginan daging yang menggerakkan motivasi tubuhnya sudah disalibkan atau dimatikan dalam tubuhnya Kristus sehingga dosa tidak berkuasa lagi. Sifat-sifat dosa tidak diubah oleh Yesus tetapi sifat itu dimatikan dan digantikan dengan sifat Kristus.

Karakter Kristus menjadi milik kita. Karakter itu bukan lagi berada di luar tetapi sudah mendiami kita! Itu bukan karakter yang harus diusahakan untuk didapatkan namun justru sebaliknya kita sudah mendapatkannya karena kasih karunia Yesus Kristus. Yang harus kita lakukan adalah menghidupi dan mengerjakan apa yang sudah diberikan kepada kita. Dahulu hidup digerakkan oleh keinginan daging  sekarang setelah ditebus dipenuhi oleh Roh Kudus untuk menghasilkan buah-buah Roh.

Di dalam Kristus kita berubah dari manusia berdosa menjadi orang yang dibenarkan. Dari memiliki dan dikuasai oleh daging sekarang diganti dengan sifat yang baik dari Kristus, memiliki buah-buah roh kudus di dalam Kristus.   Sekarang kita harus berkata bahwa “saya adalah orang benarnya Allah di dalam Yesus Kristus.” Itulah identitas kita yang baru.

Dr. LaDonna Osborn mengatakan, “sebagai anak-anak Allah, kita telah dipulihkan kepada status asali kita yang diciptakan Allah sebagai keturunanNya yang rajani. IdentitasNya (Kristus) menjadi identitas kita. Kita mendapat bagian dari warisan – Kita tidak lagi hidup dibawah hukuman dan rasa bersalah. Kita ditebus. Martabat atau kemuliaan kita dipulihkan.”

Identitas orang percaya adalah benar-benar baru di dalam Yesus. Jadi kita jangan lagi memberi perhatian kepada hidup  yang lama, yang lemah, yang berdosa, yang penuh kecemaran itu bukan fokus kita. Namun berpikirlah dalam pikiran yang baru, sadarlah bahwa kita adalah orang benar, orang yang kudus dan bermartabat, orang yang diberi kemenangan di dalam Kristus. Saat kita berpikir benar maka akan menghasilkan tindakan yang benar.
Grace to you, by : karter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.

SPIRIT GRACE

Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda

 *Kemuliaan Tuhan Telah Dipulihkan Bagi Anda* Yohanes 17:22 (TB)  Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepa...