Song : Sefania Riatha, Lirik : Karter Jimmy
Saat tengah malam, semua orang sedang tertidur lelap, hujan turun dengan lebatnya membasahi tubuhku. Kedinginan tanpa jacket hujan saya memacu motor dengan cepat. Jalan tanah liat dicampur gambut membuat pergerakan motorku tidak selancar seperti biasanya. Tiba-tiba saja..... gubraaaaaaaaaaaaaaaak saya bersama motor yang saya kenderai masuk ke dalam lubang. Diluar pengetahuan saya jalan ini rupanya terpotong...... Oh Tuhan apa yang harus aku lakukan.... sy berusaha sekeras tenaga mengeluarkan motor saya. Ditengah malam, diterpa dengan hujan deras tenaga saya terkuras habis tanpa ada hasil. saya kemudian duduk di atas lumpur tanpa cahaya bulan, tanpa cahaya apapun sambil memandang ke langit yang gelap........terciptalah lagu pujian ini. Selamat mendengarkan.
Saat tengah malam, semua orang sedang tertidur lelap, hujan turun dengan lebatnya membasahi tubuhku. Kedinginan tanpa jacket hujan saya memacu motor dengan cepat. Jalan tanah liat dicampur gambut membuat pergerakan motorku tidak selancar seperti biasanya. Tiba-tiba saja..... gubraaaaaaaaaaaaaaaak saya bersama motor yang saya kenderai masuk ke dalam lubang. Diluar pengetahuan saya jalan ini rupanya terpotong...... Oh Tuhan apa yang harus aku lakukan.... sy berusaha sekeras tenaga mengeluarkan motor saya. Ditengah malam, diterpa dengan hujan deras tenaga saya terkuras habis tanpa ada hasil. saya kemudian duduk di atas lumpur tanpa cahaya bulan, tanpa cahaya apapun sambil memandang ke langit yang gelap........terciptalah lagu pujian ini. Selamat mendengarkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar yang positif, mengubah cara pandang dari yang salah kepada yang benar, memberikan masukan yang membangun blog ini.