Roma 5:17
“Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah
berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima
kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh
karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.”
Masalah adalah perkara yang tidak
dapat kita hindari. kapan saja masalah itu dapat mendatangi kita. Semua orang pasti menghadapi masalah dan kita
tidak bisa memilih kapan waktunya masalah itu datang, apakah disaat kita siap
atau tidak. Banyak orang tidak kuat menghadapi masalah, bahkan banyak diantara
mereka jatuh dan terpukul oleh masalah. Masalah menjadi momok dalam hidup
mereka bahkan menjadi monster yang melebihi kekuatan mereka.
Kabar baiknya untuk orang percaya
kita tidak perlu takut dengan masalah. Mengapa? Karena firman Tuhan berkata
bahwa “”...maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelmpahan kasih
karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang
itu, yaitu Yesus Kristus.” Artinya semua orang yang menerima Kristus telah
diberikan kasih karunia dan kebenaran untuk mereka hidup dan berkuasa. Berkuasa
disini termasuk berbicara tentang hidup kita yang berkuasa atas masalah bukan
masalah yang berkuasa atas kita. Namun perlu kita memahami dengan benar
kebenaran ini.
PANDANGAN YANG SALAH TENTANG MASALAH
Banyak orang berkata “Bersahabatlah
dengan masalah karena masalah akan membuat kita menjadi kuat.” Entah siapa yang
memunculkan filosofi ini sehingga orang percaya pun ikut terjebak dalam konsep
duniawi ini. Alkitab berkata “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di
dalam kekuatan kuasaNya” (Efesus 6:10). Kekuatan orang percaya adalah di dalam
Tuhan bukan di dalam masalah. Seharusnya kita bersahabat dengan Tuhan supaya kita
dapat menaklukkan masalah bukan sebaliknya bersahabat dengan masalah supaya
kita menjadi kuat. Justru yang melemahkan kehidupan manusia adalah masalah.
Banyak orang telah menjadi lemah karena menghadapi masalah. Jika mereka tidak
kuat maka masalah akan mengalahkan bahkan menghancurkan mereka. Karena itu ketahuilah
kita kuat karena Tuhan yang mengasihi kita. Bersahabatlah dengan Tuhan dan
lihatlah kita pasti menjadi kuat serta mengalami kemenangan.
Kemudian ada lagi yang berkata bahwa
masalah adalah guru yang terbaik. Pahamilah dengan benar jika kita tidak mengenal
Tuhan dan firmanNya maka kita tidak akan bisa melihat hikmat yang besar di
dalam masalah. Masalah tidak akan dapat mengajari kita apapun, yang mengajari
kita untuk memahami segala sesuatu adalah Sumber Pencipta kita. Ketika Tuhan
menjadi guru terbaik, kita akan mampu melihat dan belajar tentang kebaikan,
kebenaran, kebahagiaan, keajaiban, kemurahan, kesabaran, kesuksesan, pengharapan,
kasih melalui masalah yang kita hadapi. Jadi Tuhanlah yang mengajari kita bukan
masalah! tanpa Tuhan yang menyertai kita menghadapi masalah, pandangan kita
dalam menghadapi masalah akan menjadi kabur dan hanya dapat melihat keburukan, kejahatan,
kepedihan, kehancuran, kecurangan, penderitaan, kegagalan, putus asa, kebencian.
Jadi, satu-satunya guru yang terbaik adalah Sumber Pencipta kita, Tuhan Yesus Kristus.
DI DALAM KRISTUS MASALAH TIDAK
BERKUASA
“Sebab, jika oleh dosa satu orang,
maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang
telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan
berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus” (Roma 5:17).
Anda mungkin berpikir apa artinya
ayat ini, apakah mungkin manusia yang berdosa dapat menikmati hidup yang baru
dan berkuasa atas dosa? Alkitab menjawab pertanyaan itu, ya, dapat! itu bukan
Karena diri kita yang mempunyai kesanggupan untuk bebas dari dosa tetapi karena
darah Yesus yang membebaskan kita dan Roh Kristus yang tinggal di dalam kita
memimpin hidup kita.
Firman Tuhan berkata, Karena satu
orang yang berdosa yakni Adam maka semua manusia hidup dikuasai maut, termasuk Anda dan saya. Semua
bentuk masalah baik sakit penyakit, kekuatiran, kekecewaan, ketakutan, kemarahan,
kebiasaan buruk, dan pergumulan hidup dan sebagainya itu semua berkuasa atas
hidup kita. Maut berbicara tentang suatu wilayah dimana kita berada dan dikuasai
oleh kegelapan. Apapun yang dilakukan kalau kita berada dalam wilayah ini
selalu lebih besar kekuatan masalah dari pada kita. Jangan heran bila banyak
orang yang memang berada dalam kekuasaan maut mengakhiri hidupnya karena tidak
sanggup menghadapi masalah.
Ketika kita bertobat dan menerima
kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran dari Allah melalui karya
Kristus disalib maka saat itulah Yesus
tinggal dihidup kita dan berkuasa atas hidup kita. Hidup kita dipindahkan dari
wilayah kegelapan kepada wilayah terang Kristus yang ajaib. Hidup kita yang
dahulu terpisah dari Allah, sekarang berada di dalam Kristus dan tersembunyi di
dalam Allah. Kita disebut sebagai orang benarnya Allah di dalam Kristus. Kita
adalah orang yang berkuasa atas masalah, pergumulan dan dosa di dalam Yesus
Kristus. Dan Allah tidak mungkin menahan kebaikanNya kepada kita yang berada di
dalam Kristus.
Saya harap kita dapat mengerti apa
artinya orang yang telah menerima kasih karunia dan kebenaran di dalam Kristus
Yesus. Artinya Allah tidak melihat kita sebagai manusia yang tidak layak penuh
dosa, tidak berguna, tidak kudus, lemah dan tak berdaya. Namun sebaliknya Allah
melihat hidup kita sebagai manusia yang diciptakan baru, dilepaskan dari kuasa
dosa, disucikan, diberi kuasa sebagai anak Allah di dalam Kristus untuk hidup
dan berkuasa.
Sadarilah bahwa betapa besarnya
anugerah hidup kita di dalam Yesus Kristus. Di dalam Yesus Kristus apa yang
tidak mungkin bagi manusia menjadi mungkin. Persoalan dan pergumulan bukan lagi
sesuatu yang membahayakan hidup kita, tantangan dan cobaan bukan lagi suatu momok
yang menakutkan kita. Sakit penyakit dan penderitaan bukanlah sesuatu yang
mengancam jiwa sebab kita memiliki Yesus.
Luar biasa! Jalanilah hidup
kita di dalam Yesus, hidup yang dianugerahkan untuk berkuasa atas masalah. Kita
hidup bukan untuk ditaklukkan oleh masalah tetapi kita hidup untuk menaklukkan
masalah. Kita hidup bukan membawa masalah tetapi untuk menjadi solusi kehidupan
bagi sesama. Masalah tidak berkuasa atas orang percaya, kitalah yang berkuasa
atas masalah! Amin.
Grace to you, by karter

👍😇😇
BalasHapusMantap brader
BalasHapusblessed pak.
BalasHapus👍👍